Mahasiswa Sekolah Tabligh Banjarnegara Raih Predikat Terbaik Kedua Se Jawa Tengah

Mahasiswa Sekolah Tabligh Banjarnegara Raih Predikat Terbaik Kedua Se Jawa Tengah
www.majelistabligh.id -

Setelah menempuh pendidikan intensif selama delapan bulan, para mahasiswa Sekolah Tabligh kelas Banjarnegara meraih prestasi gemilang. Dalam acara wisuda Sekolah Tabligh yang digelar di kampus Univesitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) pada Ahad (11/1/2026), Banjarnegara berhasil meraih predikat juara terbaik kedua dari total enam kabupaten peserta di Jawa Tengah.

Banjarnegara berhasil mengungguli kabupaten lainnya, yaitu Purbalingga, Klaten, Grobogan, Kudus, dan Jepara. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras mahasiswa dalam menyelesaikan pembelajaran dan tugas-tugas yang menggabungkan teori dan praktik dakwah di lapangan.

Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, Dr. Ali Trigiyatno, MAg menjelaskan, predikat terbaik tersebut dinilai berdasarkan akumulasi dari kehadiran, hasil pre-test, post-test, serta tugas portofolio yang komprehensif.

Mahasiswa Sekolah Tabligh Banjarnegara Raih Predikat Terbaik Kedua Se Jawa Tengah
Para mahasiswa Sekolah Tabligh usai wisuda di kampus Univesitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Ahad (11/1/2026). (ist)

Untuk mencapai tahap ini, para wisudawan harus memenuhi syarat portofolio yang berat, di antaranya: praktik dakwah minimal sebanyak 20 kali, membuat 100 flyer dakwah dan 10 artikel yang diterbitkan di media online, hafalan 1 juz Al-Qur’an, 15 ayat dakwah beserta pemahamannya, serta 15 hadis dan memiliki akun media sosial aktif dengan minimal 1.000 pengikut sebagai sarana dakwah digital.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., menekankan pentingnya strategi dakwah yang relevan.

“Bekal  para mubaligh memahami karakter dan kultur masyarakat setempat merupakan sebuah keharusan agar pesan agama dapat tersampaikan secara efektif dan efisien,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes, SpS yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi.

“Diharapkan para mubaligh ini nantinya dapat memberikan solusi atas problem umat yang semakin kompleks dengan membawa paham Islam Berkemajuan,” ungkapnya.

Momen wisuda ini juga menjadi tonggak sejarah dengan dikukuhkannya Korp Mubaligh Muhammadiyah Jawa Tengah. Wadah ini dibentuk sebagai pusat pembinaan berkelanjutan bagi para kader mubaligh di wilayah tersebut.

Rektor UNIMUS, Prof. Dr. Masrukhi, M Pd menyatakan kesiapan kampusnya untuk terus mendukung program ini. Beliau menegaskan bahwa UNIMUS siap menerima amanah sebagai pusat kampus kaderisasi mubaligh Muhammadiyah di masa depan. (agus priyadi)

 

Tinggalkan Balasan

Search