Menerima Nasihat Dengan Yang Berpengalaman
Nabi Muhammad SAW setelah menerima perintah salat berjumpa dan mendapatkan nasehat dari Nabi Musa, sebab Nabi Musa lebih dahulu berpengalaman dengan umatnya, dan Nabi Muhammad SAW menerima nasehat dari nabi Musa. Beliau tidak berkomunikasi dengan Nabi Ibrahim yang berada di langit ke tujuh tetapi dengan Nabi Musa, sebab Nabi Musa lebih berpengalaman dalam menghadapi berpengalaman umat Bani Israel yang terkenal dengan sikap susah diatur.
Ini merupakan pengajaran bagi setiap muslim yang mempunyai pengalaman untuk memberikan nasehat kepada orang lain, dan juga pengajaran bagi setiap pemimpin untuk menerima nasehat dari orang yang berpengalaman sebagaimana Nabi Muhammad SAW walaupun dia Sayidul Mursalin, tetapi masih menerima nasehat dari Nabi Musa, sebab Nabi Musa sudah lebih berpengalaman dalam memimpin masyarakatnya.
Menjadikan Salat Sebagai Inti Kehidupan.
Dalam Isra Miraj Nabi Muhammad SAW diwajibkan salat dalam sehari semalam, sehingga segala kesibukan dunia, harus dapat ditujukan hanya untuk ibadah kepada Allah. Sebab itu salat diwajibkan dari pagi sampai malam dalam waktu yang berlainan, sehingga setiap saat manusia harus tetap berhubungan, berkonsultasi, meminta perlindungan, petunjuk kepada Allah.
Kesibukan kerja, kehidupan dunia, tidak boleh melupakan kewajiban kepada Allah, dan seluruh kekuasaan, kekayaan, harus dapat dapat menjadui ibadah kepada Allah. Sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Daud, walaupun dia menguasai dunia dengan teknologi besi, tetapi beliau meninggal dalam keadaan sujud kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Nabi Sulaiman walaupun diberi kekuasaan dan kekayaan yang melimpah, makhluk pun tunduk kepada Nabi Sulaiman, akan tetapi dalam kehidupannya selalu mengajak kepada ketauhidan pada yang menciptakan semua makhluk, yaitu Allah Swt.
Dengan salat, maka manusia akan mencapai derajat tertinggi, sebagaimana disebutkan oleh Hadis Nabi “ salat itu adalah Miraj bagi seorang mukmin “. Semoga kita dapat mengaplikasikan pengajaran dari Isra Miraj ini dalam kehidupan sehari-hari, dimasa-masa mendatang.
Fa’tabiru Ya ulil albab.
*) Pimpinan PP Tahfidz al Qur’an Imam al Ghazali, Dosen Fakultas syariah dan Pasca Sarjana Universitas Darussalam Gontor, Mubaligh CMM Malang Raya, Dewan Pakar MIUMI, Dewan Pakar ICMI Jatim, Dewan Pakar MPUII dan ICMI Jatim.
Untuk mendapatkan update cepat silakan berlangganan di Google News
