Masjid Al Muttaqien Nganjuk resmi dipercaya menjadi Posko Masjid Ramah Pemudik dalam program pelayanan mudik berbasis masjid yang diinisiasi Kementerian Agama tahun 2026.
Peluncuran posko tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, KH. Abdul Rahman, M.Pd.I, dalam kegiatan launching layanan Ramah Pemudik pada Rabu (11/03/2026) di halaman Masjid Al Muttaqien, Jalan P. Sudirman Nganjuk.
Dalam sambutannya, Abdul Rahman menegaskan, kehadiran masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus mampu menjadi pusat pelayanan sosial bagi masyarakat, terutama pada momentum arus mudik Ramadan dan Idulfitri.
“Alhamdulillah kami bersyukur masjid ini bukan sekadar melayani umat untuk beribadah, tetapi juga ramah terhadap para pemudik. Bahkan kami berharap kalangan non-Muslim pun dapat terlayani dengan baik ketika membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Menurutnya, masjid yang ditunjuk sebagai Posko Ramah Pemudik harus memenuhi sejumlah kriteria layanan yang memadai. Fasilitas yang disiapkan meliputi toilet dan sanitasi yang sehat, layanan kesehatan ringan, bengkel kendaraan bagi pemudik yang mengalami kendala di perjalanan, serta penyediaan takjil dan sahur bagi musafir yang singgah.
“Semua fasilitas tersebut tersedia di Masjid Al Muttaqien, bahkan layanan pijat bagi pemudik yang kelelahan juga disiapkan,” imbuhnya.
Program ini, lanjut Abdul Rahman, merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah masjid yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain fasilitas yang memadai, Masjid Al Muttaqien juga dinilai sangat strategis sebagai titik layanan pemudik.
Masjid ini berada di pusat Kota Nganjuk, tepat di kawasan Stasiun Kereta Api dan Terminal Nganjuk, serta tidak jauh dari akses Exit Tol Nganjuk sehingga mudah dijangkau oleh pemudik dari berbagai jalur transportasi.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk, Ustadz Abdul Kholiq, M.Pdi mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Masjid Al Muttaqien. Menurutnya, penunjukan tersebut merupakan prestasi yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini justru menjadi tantangan bagi kami untuk melayani umat dengan lebih maksimal,” ujarnya saat mendampingi Kepala Kantor Kementerian Agama melakukan visitasi kesiapan posko mudik di Jalan P. Sudirman Nganjuk.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Muttaqien Nganjuk, Ustadz Amiruddin, M Pdi, mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan pemerintah dan berbagai pihak. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara takmir masjid, Lazismu, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“Alhamdulillah ini merupakan prestasi bersama. Ke depan layanan dan fasilitas akan terus kami tingkatkan agar pemudik merasa nyaman ketika singgah di masjid,” ungkapnya.
Diketahui, Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Al Muttaqien telah berjalan beberapa tahun terakhir. Program ini bermula di Inisiasi oleh Lazismu Nganjuk, Angkatan Muda Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Lazismu Nganjuk, Mijan, SH menyebut layanan tahun ini diperkuat dengan tambahan fasilitas dan relawan.
“Program ini sudah berjalan beberapa tahun terakhir, dan alhamdulillah tahun ini layanannya semakin ditingkatkan agar pemudik yang singgah benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya. (m.roissudin)
