Masjid Harus Punya WiFi hingga Kafe Agar Anak Muda Betah di Masjid

Masjid Harus Punya WiFi hingga Kafe Agar Anak Muda Betah di Masjid
www.majelistabligh.id -

Masjid perlu bertransformasi menjadi pusat kegiatan yang ramah bagi generasi muda, salah satunya dengan menyediakan fasilitas modern seperti WiFi hingga kafe. Gagasan ini disampaikan dalam Rapat Konsolidasi Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Malang Raya di Hotel Agrowisata, Ahad (26/10/2025).

Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Dr. M. Sholihin Fanani, MPSDM, mengaku bersyukur karena masih banyak masyarakat yang bersedia menjadi pengurus atau takmir masjid. Namun di sisi lain, ia prihatin karena banyak masjid yang tidak lagi diramaikan oleh keberadaan remaja masjid (Remas).

“Saya senang masih ada orang yang mengurus masjid. Namun juga sedih, karena banyak masjid yang tidak punya remaja masjid,” ujar Abah Shol, sapaan akrabnya, di hadapan peserta rapat konsolidasi.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Majelis Tabligh dan takmir dalam menghidupkan kegiatan dakwah di masjid. Menurutnya, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi lahan dakwah dan pembinaan generasi muda.

“Masjid hendaknya dijadikan lahan dakwah bersama. Takmir dan Majelis Tabligh harus tambah aktif dan bersinergi,” tegasnya.

Abah Shol juga mendorong agar para pengurus Majelis Tabligh turut serta menjadi bagian dari pengurus takmir di lingkungan masing-masing. “Hendaknya pengurus majelis tabligh menjadi pengurus takmir di daerah tempat tinggalnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya proses kaderisasi di lingkungan masjid. Generasi muda harus dirangkul dan diberi ruang berkreasi agar mereka merasa memiliki masjid.

“Anak-anak kita harus dikader agar tidak hanya senang kumpul di warkop, tapi juga terpaut hatinya di masjid,” imbuhnya.

Sebagai bentuk inovasi, ia mengusulkan agar masjid di era digital ini dilengkapi dengan WiFi, ruang diskusi, hingga kafe hingga perpustakaan yang bisa menjadi magnet bagi anak muda.

“Masjid perlu berinovasi agar generasi muda merasa betah dan menjadikan masjid sebagai rumah spiritual dan sosial mereka,” ujar Abah Shol menutup sambutannya.

Acara konsolidasi ini turut dihadiri oleh perwakilan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam rangkaian Rakornas Majelis Tabligh. Acara dihadiri seluruh MT PWM seluruh Indonesia, agenda membahas khusus strategi dakwah modern di era digital terkait pengelolaan masjid dan mushola. (furqan/m roissudin)

Tinggalkan Balasan

Search