Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), melalui perwakilannya di Emergency Medical Team (EMT), turut berpartisipasi dalam ajang ilmiah internasional bergengsi World Association for Disaster and Emergency Medicine (WADEM) Congress ke-23 yang digelar di Tokyo, Jepang, (2 – 6/5/2025).
Dalam kongres dua tahunan ini, dr. Corona Rintawan, Sp.EM., KDM., FICEP—dokter dan akademisi dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar—menjadi delegasi resmi dan mempresentasikan dua topik utama dalam bentuk oral presentation dan poster session.
Topik pertama mengangkat pengalaman EMT Muhammadiyah dalam melakukan deploy penanganan darurat saat pandemi COVID-19. Sementara itu, topik kedua membahas pengembangan Health Emergency Operation Center (HEOC) sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kesiapsiagaan kesehatan di Indonesia.
“Kegiatan bertaraf internasional seperti WADEM ini perlu terus diikuti sebagai sarana memperkenalkan Muhammadiyah dan kerja-kerja kemanusiaan yang telah dilakukan. Ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi Muhammadiyah sesuai amanah Muktamar, sekaligus memperluas jejaring global,” ungkap dr. Corona.
Partisipasi EMT Muhammadiyah dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk menunjukkan kontribusi nyata Muhammadiyah dalam penanganan krisis kemanusiaan di tingkat global. Selain menjadi peserta aktif, dr. Corona juga memperkenalkan peran besar Muhammadiyah dalam membangun sistem respon kebencanaan berbasis masyarakat sipil di Indonesia.
WADEM 2025 menjadi wadah berkumpulnya para ahli, peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi dari berbagai negara untuk bertukar pengetahuan serta membangun jejaring dalam bidang kedokteran bencana dan manajemen darurat.
Kongres tahun ini mengusung tema utama “Governance in the Face of VUCA: The Power of Knowledge, Courage, and Solidarity in Health Systems”, yang menyoroti tantangan global dalam menangani bencana dan krisis kemanusiaan yang semakin kompleks.
Berbagai isu yang dibahas dalam kongres mencakup Tim Medis Darurat (EMT), Kedokteran Konflik, Pengurangan Risiko Bencana, Kesehatan Mental, hingga Perencanaan Jangka Panjang dalam Penanggulangan Bencana.
Keterlibatan MDMC melalui EMT Muhammadiyah dalam forum internasional ini menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus berperan aktif dalam memperkuat sistem kesehatan dan respons bencana, baik di tingkat nasional maupun global. (*/tim)
