Memang Sudah Saatnya

Memang Sudah Saatnya
*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis Senior & Aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Kalau badanku sudah banyak merasakan serba gak enak, memang sudah saatnya.
Kalau sedikit-sedikit sakit, memang sudah saatnya.
Kalau rambutku sudah memutih, memang itu sudah saatnya.
Kalau gigiku sudah kropos dan mulai tanggal satu demi satu, memang sudah saatnya.
Kalau aku sudah mulai pelupa, memang sudah saatnya.
Kalau aku sudah mulai banyak capai dan lelah, memang sudah saatnya.
Kalau aku sering uring-uringan, memang sudah saatnya.
Kalau segala keperkasaanku mulai memudar, memang sudah saatnya.
Kalau aku sudah mulai gampang melankolis, memang sudah saatnya.
———————————

Memang sudah saatnya aku lebih mengurangi kehidupan duniawi dan mempersiapkan “keberangkatan” menuju “Kampung Halaman” yang merupakan kehidupan abadi.

Takkan mungkin lagi aku Menumpuk Harta, tapi aku harus Menumpuk Pahala.
Takkan mungkin lagi aku Mengumbar Syahwat, tapi aku harus Menabung Hasrat Akhirat.

Sebayaku sudah banyak yang “Mendahuluiku” menghadapNya.
※ Semalam karibku
※ Pekan lalu si Fulan
※ Bulan lalu Fulani
Wallahu A’lam giliranku masih jauh atau sudah dekat ??? tapi itu PASTI….
Pada hari apa ; jam berapa ; dan dimana. Tidak ada satu orang pun yang tahu….

Seandainya saja aku bisa bertanya kepada mereka “yang sudah disana” tentang kehidupan di alam sana, mungkin mereka bisa bercerita suka dukanya, sehingga aku bisa mempersiapkan hal-hal terbaik sebagai bekal.

Tanda-tanda itu sudah ada, entah kapan pasti datang. Aku takkan mampu minta penundaan saat malaikat yang diperintah menghampiriku dan mengabarkan tentang “kepulanganku”.
Saat hal itu datang, takkan mungkin lagi aku berpamitan pada isteriku, anak-anakku, saudara saudaraku, kerabat dan sahabat.
Mereka yang jauh hanya berucap Innalillaahi Wainnaa illaihi Raaji’un tanpa mungkin bisa memandang wajahku yang terbujur apalagi menghantarkanku ke kubur.

Kesedihan hanya beberapa hari, selebihnya tinggal kenangan.
~~~~~

SUDAH SAATNYA KITA RENUNGKAN HAL ITU
~~~~~
Kalimat itu sungguh membuat kita semua merenung: “Giliran kita Kapan ?”…. Dimana kita nanti
bertemu Izrail ??? Dalam keadaan bagaimana ???
. Berdzikirkah…
. Bernyanyikah…
. Salatkah…
Wallahu A’lam. Yang jelas kita semua bakal menghadapinya

QS Ali Imran: 185
“Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati”

In syaaAllah pagi hari ini kita semua diberikan kesehatan, rezeki dan umur yang barakah untuk istikamah beribadah dan beramal. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin…..

Insyaa Allah bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Search