Membangun Kepemimpinan Kaum Muda untuk Masa Depan Berkelanjutan melalui Keadilan Gender

www.majelistabligh.id -

Eco Bhinneka Muhammadiyah meluncurkan program baru yang bertujuan memperkuat kepemimpinan kaum muda lintas iman dalam menghadapi perubahan iklim, dengan fokus pada keadilan gender. Program ini mengakui bahwa perubahan iklim bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga berkaitan erat dengan keadilan gender dan peran penting kaum muda dalam menciptakan solusi yang lebih inklusif.

Ketika perempuan, kelompok rentan, dan pemuda dari berbagai latar belakang bersatu, mereka dapat bekerja bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan adil.

Direktur Program Eco Bhinneka Muhammadiyah Hening Parlan menyampaikan hal tersebut dalam acara peluncuran program pada  Jumat (14/2/2025) di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh 52 peserta dari berbagai organisasi lintas iman, Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (HIDIMU), lembaga mitra, dan perwakilan pemerintah.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kaum muda lintas iman, terutama perempuan dan kelompok disabilitas, dalam menghadapi krisis iklim,” ujarnya.

Membangun Kepemimpinan Kaum Muda untuk Masa Depan Berkelanjutan melalui Keadilan Gender
Direktur Program Eco Bhinneka Muhammadiyah Hening Parlan.

Agus Rusly, Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkuler Kementerian Lingkungan Hidup, menekankan,  dunia saat ini sedang menghadapi tiga krisis besar: perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan. Dampaknya sangat terasa, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana. Menurutnya, penanggulangan krisis ini memerlukan kolaborasi lintas sektor dan lintas iman.

Rico Eric Estrada, Pranata Humas Ahli Muda Kemendagri, juga memberikan dukungan terhadap program ini. Ia menyatakan bahwa program ini memberikan harapan untuk melahirkan pemimpin masa depan yang dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

Program ini akan dijalankan oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah di sepuluh wilayah: Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Barat, Maluku Utara, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Search