Mengalirnya Kebaikan dalam Roda Kehidupan

*) Oleh : Ferry Is Mirza DM
www.majelistabligh.id -

Hidup sejatinya tak ubahnya seperti roda yang terus berputar. Kadang di atas, kadang di bawah. Apa yang kita lakukan hari ini, baik atau buruk, akan kembali kepada kita di waktu yang tak selalu kita sangka.

Jika kita menanam benih kebaikan, maka lambat laun kebaikan pula yang akan tumbuh dan berbuah dalam hidup kita.

Sebaliknya, jika yang kita tabur adalah keburukan, maka keburukan pula yang akan kembali menghampiri. Ini adalah hukum kehidupan yang tak bisa kita abaikan—sebagaimana hukum alam yang berlaku sepanjang masa.

Oleh karena itu, marilah kita senantiasa memperbaiki apa yang kita lakukan setiap hari. Perbaiki niat, perbaiki tindakan, dan perbaiki hubungan kita dengan sesama.

Sebab setiap kali engkau memperbaiki niatmu karena Allah, maka Allah pun akan memperbaiki keadaanmu. Setiap langkah kecil menuju kebaikan akan mendapat balasan yang jauh lebih besar dari arah yang tidak kita duga.

Ketika engkau berusaha membahagiakan orang lain, yakinlah bahwa Allah akan mengirimkan seseorang untuk membahagiakanmu.

Ketika engkau memberi tanpa pamrih, maka Allah akan mencurahkan nikmat yang tak terhingga tanpa engkau minta.

Memberi dalam kebaikan, meski hanya sedikit, tak akan pernah sia-sia. Setiap perbuatan baik akan tercatat dan dibalas dengan kebaikan pula, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Hal jazāʼul-iḥsāni illal-iḥsān”
“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).”
(QS. Ar-Rahman: 60)

Ayat ini menjadi pengingat dan penguat bahwa setiap kebaikan akan berbalas, bahkan meski tidak langsung, bahkan mungkin tidak dalam bentuk yang kita harapkan—tapi pasti akan kembali dalam bentuk terbaik menurut Allah.

Karena itu, jangan pernah lelah untuk terus melakukan kebaikan, sekecil apa pun itu. Mungkin terlihat sederhana, tapi bisa jadi sangat berarti bagi orang lain. Dan yang lebih penting lagi, berarti besar dalam pandangan Allah.

Hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan tanpa meninggalkan jejak kebaikan. Jangan biarkan hari-hari kita kosong tanpa amal. Setiap hari adalah kesempatan emas untuk menambah catatan kebaikan yang kelak akan menjadi cahaya penuntun kita di hari akhir.

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang istiqamah dalam kebaikan, yang terus memperbaiki diri, yang tak pernah lelah memberi, dan yang pada akhirnya akan menerima balasan kebaikan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala—di dunia maupun di akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Insya Allah tulisan ini bermanfaat. Silakan dibagikan agar menjadi amal jariyah, dan semoga semakin banyak orang yang terinspirasi untuk terus berbuat baik. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search