Rumah tangga merupakan tempat paling utama bagi setiap individu untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia. Dalam Islam, keluarga tidak hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga ladang utama untuk menjemput surga. Menata rumah tangga sesuai tuntunan Islam adalah ibadah yang menopang kebahagiaan dunia dan akhirat.
Istilah “menggenggam surga” dalam konteks rumah tangga bermakna menjadikan keluarga sebagai pintu dan sarana meraih ridha Allah SWT serta kehidupan surgawi di akhirat kelak. Rasulullah SAW bersabda:
“اَلْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ”
“Seseorang itu bersama dengan orang yang dicintainya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini mengingatkan betapa pentingnya membangun kasih sayang dan kedamaian dalam keluarga agar kelak dapat berkumpul di surga bersama orang yang dicintai, khususnya istri dan anak-anak yang shaleh.
Dalam QS ar-Rum ayat 21, Allah SWT berfirman:
“مِنْ ءَايَـٰتِهِ أَنْۢ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ”
“Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.”
Ayat ini menegaskan bahwa rumah tangga adalah tempat yang penuh kasih sayang dan rahmat Allah, menjadi fondasi ketenangan jiwa dan sarana meraih pahala.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW juga bersabda:
“خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي”
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik kepada keluargaku.” (HR. Tirmidzi)
Hadis ini menjadi pedoman bagi suami agar berperan sebagai pelindung, pemimpin yang adil, dan sumber ketentraman keluarga. Sementara istri berperan mendukung dan menciptakan suasana penuh cinta, sehingga rumah tangga menjadi miniatur surga dunia.
Rumah tangga yang harmonis tidak lepas dari upaya bersama menghindari pertengkaran, kebencian, dan saling menyakiti. Rasulullah SAW mengajarkan kelembutan dan kesabaran:
“إِنَّ اللَّطْفَ مَا لَمْ يَكُنْ فِي شَيْءٍ سَخَطٌ وَلَا غَلَطٌ”
“Sesungguhnya kelembutan (lemah lembut) tidak ada pada sesuatu yang menyebabkan kemarahan atau kesalahan.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Dalam rumah tangga, kelembutan adalah kunci agar cinta dan rasa hormat tetap terjaga, sehingga surga dapat dirasakan sejak di dunia.
Canda Tawa dan Kecupan Hangat
Canda tawa suami istri adalah aspek penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Rasulullah SAW pun dikenal dengan kelembutan dan candaan yang tidak berlebihan pada sang istri, yang menciptakan suasana hangat dan penuh kasih sayang. Hal ini diperkuat oleh sabda beliau:
“تُلَاعِبُهَا وتُلَاعِبُكَ”
“Engkau mencandainya dan dia mencandaimu.” (HR. Bukhari)
Candaan yang lembut dan tulus seperti ini meningkatkan kedekatan emosional dan memperkuat hubungan antar pasangan, sebagai bentuk ibadah yang mendekatkan keduanya kepada surga.
Kecupan hangat suami istri juga berperan sebagai bonding yang mengukuhkan cinta dan komitmen dalam rumah tangga. Melalui sentuhan kasih sayang sederhana ini, ikatan batin menjadi semakin kuat dan rumah tangga menjadi ladang kebahagiaan dan ketenteraman.
Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin menyebut:
“الثَّالِثُ أَنْ يَزِيدَ عَلَى احْتِمَالِ الْأَذَى بِالْمُدَاعَبَةِ وَالْمَزْحِ وَالْمُلَاعَبَةِ فَهِيَ الَّتِي تُطَيِّبُ قُلُوبَ النِّسَاءِ”
“Adab yang ketiga: hendaklah bermain dan bercanda dengan istri agar memberikan kesenangan dan kehangatan di hati.”
Menggenggam surga melalui rumah tangga bukanlah perkara mudah, tetapi merupakan amanah dan investasi spiritual terbesar. Dengan canda tawa serta kecupan hangat, rumah tangga tidak hanya menjadi tempat tinggal, melainkan juga menjadi tempat menggenggam surga dunia yang melahirkan ketenangan hati, kelanggengan kasih sayang, dan ridha Allah SWT. Dengan saling mencintai, menghormati, dan berbuat baik satu sama lain sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Hadis, keluarga akan menjadi surga kecil yang membawa kebahagiaan hakiki dunia dan akhirat. (*)
