Menghindari Sifat Bakhil, Islam Ajarkan Kepedulian

www.majelistabligh.id -

Firman Allah (Subhanahu wa Ta’ala).:

{الَّذِي جَمَعَ مَالا وَعَدَّدَهُ}

yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. (Al-Humazah: 2)

Yakni menghimpun sebagiannya dengan sebagian yang lain dan menghitung-hitung jumlahnya, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

وَجَمَعَ فَأَوْعى

Serta mengumpulkan (harta benda), lalu menyimpannya. (Al-Ma’arrij: 18)

Demikianlah menurut As-Saddi-dan Ibnu Jarir.

Muhammad ibnu Ka’b telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: menghimpun harta dan menghitung-hitungnya. (Al-Humazah: 2) Yaitu di siang hari terlena dengan harta bendanya dan merasa asyik dengannya; dan apabila malam hari tiba, maka ia tidur bagaikan bangkai yang telah membusuk.

Firman Allah (Subhanahu wa Ta’ala).:

{يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ}

dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya. (Al-Humazah: 3)

Manusia itu mengira bahwa dengan mengumpulkan harta, maka hidupnya di dunia ini akan kekal, maka disanggah oleh firman selanjutnya:

{كَلا}

Sekali-kali tidak! (Al-Humazah: 4)

Yakni perkara yang sebenarnya tidaklah seperti yang mereka kira dan mereka dugakan. Kemudian disebutkan oleh firman selanjutnya keadaan yang sebenarnya, yaitu:

{لَيُنْبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ}

Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Hutamah. (Al-Humazah: 4)

Sesungguhnya orang yang menghimpun harta dan yang menghitung-hitungnya itu akan dicampakkan ke dalam Hutamah. Dan Hutamah adalah nama lain dari neraka, dinamakan demikian karena ia meremukredamkan orang yang dimasukkan ke dalamnya. Untuk itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

{وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الأفْئِدَةِ}

Dan tahukah kamu apa Hutamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati. (Al-Humazah: 5-7)

Sabit Al-Bannani mengatakan bahwa api neraka Hutamah membakar mereka sampai ke hatinya, sedangkan mereka dalam keadaan tetap hidup. Dan bilamana azab mencapai puncaknya, maka mereka hanya dapat menjerit dan menangis merasakan sakitnya yang tiada terperikan. Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi mengatakan bahwa api neraka Hutamah membakar semua anggota tubuh penghuninya; dan apabila api itu sampai ke hatinya dan mencapai batas tenggorokannya, maka kembalilah api itu ke tubuhnya.

Firman Allah (Subhanahu wa Ta’ala).:

{إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ}

Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka. (Al-Humazah: 8)

Yakni bila mereka semua telah berada di dalamnya, maka pintunya ditutup rapat, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam tafsir surat Al-Balad.

 

Tinggalkan Balasan

Search