”Don’t let the rooster be smarter than you. He crows at dawn, while you are still fast asleep”
“(Jangan sampai ayam jantan lebih pandai darimu. Ia berkokok di waktu fajar, sedang kamu tetap lelap dalam tidur)”
Ingin dunia terasa kecil, tak lagi menyibukkan hati dan pikiran Anda? Kuncinya terletak pada keistikamahan menjaga dua rakaat sebelum Subuh, yaitu salat sunnah Fajar atau Qabliyah Subuh. Amalan ringan ini memiliki keutamaan yang luar biasa, sebagaimana ditegaskan dalam hadits shahih.Rasulullah SAW bersabda:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
Artinya:
“Dua rakaat fajar (shalat sunnah qabliyah subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim No. 725)
Hadis ini menunjukkan bahwa nilai pahala dari dua rakaat tersebut jauh melampaui segala kenikmatan, harta, dan perhiasan yang ada di dunia. Ia memberikan ketenangan batin dan kecukupan hidup, sehingga pandangan terhadap gemerlap dunia menjadi kecil dan tidak memikat. Dengan demikian, Anda tidak akan diperbudak oleh ambisi duniawi, karena telah menemukan ‘harta’ yang lebih berharga.
Kualitas Ibadah Penentu Kekuatan
Namun, keutamaan ini diraih melalui kesungguhan. Salat Qabliyah Subuh harus ditunaikan dalam keadaan sadar dan fresh, bukan tergesa-gesa atau mengantuk setelah Subuh. Untuk mencapai kesadaran spiritual yang maksimal saat fajar, perkuat kualitas malam hari Anda:
1. Bangun Sebelum Subuh: Salat Qabliyah Subuh dilaksanakan setelah masuk waktu Subuh (terbit fajar shadiq) dan sebelum salat fardhu Subuh. Agar terbangun tepat waktu dengan kesadaran penuh, disarankan untuk mengawalinya dengan tahajud dan istighfar di sepertiga malam terakhir.
2. Kualitas di Atas Kuantitas: Malam yang diisi dengan ibadah dan istighfar akan membersihkan hati. Kualitas ibadah di pagi hari ini akan memancarkan ketenangan yang akan mencukupkan segala urusan duniawi Anda.
Jadi, menguasai dunia bukan dengan mengejarnya, melainkan dengan menempatkannya di bawah keutamaan ibadah. Dengan menjaga salat sunnah Fajar, yang nilainya melebihi dunia dan seisinya, kita memprioritaskan akhirat, dan niscaya Allah SWT akan mencukupkan segala kebutuhan dunia kita dengan kenyamanan dan berkah.
Semoga bermanfaat. (*)
