Menyadap? Hati-hati, Timah Panas di Telingamu!

Menyadap? Hati-hati, Timah Panas di Telingamu!
*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Lagi ramai kasus penyadapan. Entah apa motifnya. Terlepas dari siapa pelakunya, dan apa kepentingannya, tapi Islam sudah jelas melarangnya 1400 tahun lebih yang lalu.

Hukumnya Tidak Main-main. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan peringatan keras:

“Barang siapa menguping pembicaraan suatu kaum, sementara mereka tidak menyukai hal itu, maka pada hari kiamat akan dituangkan cairan timah panas ke dalam telinganya.” (HR Bukhari no. 7042)

Para ulama menjelaskan bahwa balasan ini sebanding dengan perbuatannya (al-jaza’ min jinsil ‘amal). Karena seseorang menggunakan telinganya untuk bermaksiat mencari tahu rahasia orang lain, maka telinganya pula yang akan diazab dengan timah mendidih. Na’udzubillahi min dzalik.

Islam sangat menjaga kehormatan dan privasi setiap muslim. Perbuatan tajassus (mencari-cari kesalahan/rahasia orang), merekam diam-diam, menguping, atau menyadap pembicaraan orang lain adalah pelanggaran berat dan termasuk dosa besar.

Aturan ini bukan hanya untuk pejabat atau tokoh penting. Ini berlaku untuk kita semua:

  • merekam telepon teman tanpa izin
  • sengaja menguping obrolan tetangga
  • menyadap atau membuka perangkat orang lain, karena sekedar rasa kepo.

Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Search