Merawat Ukhuwah Melalui Doa dan Lingkungan Saleh

Merawat Ukhuwah Melalui Doa dan Lingkungan Saleh
www.majelistabligh.id -

Ketenangan dan kekhusyukan menyelimuti suasana bakda Subuh di Masjid kompleks Apple Sun Learning Center, Kota Batu, Sabtu (31/10/2026). Di tengah udara pagi yang segar, para jamaah menyimak pesan-pesan kebaikan yang disampaikan oleh Ustaz Thoriq Taufiqi.

Dalam kuliah tujuh menit (kultum) tersebut, ia menekankan dua pilar penting dalam membentuk karakter seorang muslim: kebiasaan mendoakan sesama dan pentingnya berada di lingkungan orang-orang saleh.

Ustaz Thoriq mengawali ceramahnya dengan mengingatkan bahwa mendoakan kebaikan tidak boleh hanya terbatas pada diri sendiri atau keluarga terdekat semata. Meneladani kebiasaan Rasulullah saw dan para sahabat, seorang muslim dianjurkan untuk senantiasa menyelipkan doa kebaikan bagi saudara sesama muslim di seluruh dunia, bahkan untuk orang-orang yang tidak kenal sekalipun.

Secara khusus, ia menggarisbawahi keutamaan mendoakan saudara tanpa sepengetahuan orang yang didoakan. Menurutnya, tindakan luhur ini memancarkan tingkat keikhlasan yang amat tinggi di hadapan Allah Swt.

Doa yang tidak terlihat tersebut tidak hanya dipastikan mendatangkan balasan kebaikan yang sama bagi yang memanjatkannya, tetapi juga menjadi modal utama agar doa lebih cepat diijabah. Lebih dari sekadar permohonan, doa kebaikan adalah fondasi konkret dalam mempererat tali ukhuwah Islamiyah.

“Setiap kali kita memanjatkan doa kebaikan untuk orang lain—terutama tanpa sepengetahuan mereka—ada keikhlasan murni yang diangkat ke langit. Doa itu tidak hanya mendekatkan ijabah, tetapi juga memantulkan kembali kebaikan yang sama kepada diri kita sendiri sekaligus mengukuhkan rasa persaudaraan,” tegas Ustaz Thoriq Taufiqi.

Selain kekuatan doa, Ustaz Thoriq juga menyoroti peran strategis lingkungan sekitar dalam menempa kualitas keimanan seseorang. Lingkungan yang diisi oleh orang-orang saleh akan memberikan pengaruh positif yang sangat besar terhadap pembentukan karakter dan konsistensi ibadah.

Orang saleh senantiasa menghidupkan siang dan malamnya dengan ketundukan kepada Sang Pencipta, sehingga bergaul dengan mereka akan secara alami memotivasi diri untuk terus berbuat baik.

Mengakhiri kultumnya, Ustaz Thoriq mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan setiap kesempatan waktu yang dimiliki dengan meningkatkan intensitas ibadah kepada Allah Swt.

Dengan senantiasa memelihara lisan untuk mendoakan sesama dan memilih lingkungan yang tepat, seorang muslim dapat menjaga konsistensi iman serta meraih keberkahan hidup di dunia dan akhirat.|| chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search