MPI PP Muhammadiyah Luncurkan SatuMu Awards 2026

MPI PP Muhammadiyah Luncurkan SatuMu Awards 2026
www.majelistabligh.id -

Gelombang transformasi digital di tubuh Persyarikatan Muhammadiyah kian masif. Tercatat sebanyak 98 persen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di seluruh Indonesia kini telah aktif menggunakan platform digital SatuMu.

Sebagai langkah lanjutan untuk memperluas digitalisasi hingga ke tingkat akar rumput, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui LabMu resmi meluncurkan ajang SatuMu Awards 2026.

Mengusung tema “Satu Data, Satu Tekad Meneguhkan Kiprah Abad Kedua Muhammadiyah”, program ini tidak hanya dirancang sebagai panggung apresiasi, melainkan instrumen strategis untuk mempercepat tata kelola organisasi berbasis data di seluruh tingkatan.

Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, menegaskan bahwa integrasi sistem digital merupakan kebutuhan mutlak seiring semakin besarnya skala dan kompleksitas organisasi. Pengelolaan aset, sumber daya, dan amal usaha dinilai tidak lagi efektif jika dilakukan secara manual dan terpisah.

“SatuMu hadir untuk mengintegrasikan seluruh data Muhammadiyah dalam satu ekosistem terpusat. Data yang terintegrasi ini menjadi fondasi penting dalam menyusun strategi dan mengoptimalkan potensi organisasi,” ujar Agung, Jumat (30/10/2026).

Ia menambahkan, transformasi digital bukan sekadar tanggung jawab pimpinan pusat, melainkan komitmen bersama yang harus didukung oleh kesiapan sumber daya manusia, alokasi waktu, serta pendanaan yang memadai di setiap level struktur.

“Teknologi harus menjadi bagian dari sistem organisasi untuk mempermudah pelayanan dakwah sekaligus mewujudkan Islam Berkemajuan,” tegasnya.

Tujuh Kategori Penghargaan

Sementara itu, Ketua MPI PP Muhammadiyah, Muchlas, memaparkan data per 26 Oktober 2026 yang menunjukkan penetrasi SatuMu telah menjangkau sebagian besar struktur organisasi. Sebanyak 474 dari 483 PDM (98%) telah aktif menggunakannya.

Di level cabang, aktivasi mencakup 3.115 dari 4.351 PCM (72%), sementara di tingkat ranting mencapai 7.585 dari 17.130 PRM (44%). Adapun kepemilikan elektronik Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (e-KTAM) kini telah menyentuh angka 84.084.

Meski demikian, Muchlas mengingatkan bahwa digitalisasi tidak boleh berhenti sekadar pada pembangunan aplikasi.

“SatuMu Awards bukan sekadar ajang pemberian trofi, melainkan gerakan bersama untuk membangun budaya tata kelola organisasi yang modern, profesional, dan berbasis data,” ungkapnya.

Dalam ajang ini, panitia menyiapkan tujuh kategori penghargaan yang terbagi ke dalam dua kelompok utama:

  • Main Awards (4 Kategori):
    1. SatuMu Activation Excellence (capaian aktivasi terbaik untuk PWM dan PDM).
    2. SatuMu Mentor Award (apresiasi tim pendamping PWM yang konsisten).
    3. SatuMu DOM Acceleration Award (progres terbaik dalam melengkapi profil dan dokumen organisasi).
    4. SatuMu e-KTAM Excellence Award (kepemilikan e-KTAM terbanyak di tingkat PCM).
  • Special Awards (3 Kategori):
    1. SatuMu X MASA in Action Award (keaktifan mengawal SatuMu, MASA, dan migrasi e-KTAM).
    2. SatuMu Innovation Award (inovasi sosialisasi dan percepatan aktivasi di tingkat PDM).
    3. SatuMu Digital Impact (kreativitas pemanfaatan media sosial).

Penilaian dilakukan secara objektif berbasis indikator terukur yang datanya langsung ditarik dari sistem SatuMu tanpa perlu pengiriman laporan manual. Puncak penganugerahan SatuMu Awards 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 Desember 2026, di Museum Muhammadiyah, Yogyakarta. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search