MPM PWM Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus Jamaah Tani Muhammadiyah

MPM PWM Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus Jamaah Tani Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar acara sakral Pengukuhan Pengurus Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Jatim periode 2022-2027 sekaligus Rembug Petani Muhammadiyah Jawa Timur di Agromulia, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Acara berlangsung Sabtu pagi hingga pukul 14.30 WIB, dihadiri 150 peserta dari pengurus JATAM seluruh Jawa Timur—para petani Muhammadiyah dibantu panitia lokal ibu-ibu Aisyiyah Pasuruan yang sukses urus logistik, sambutan hangat, dan hidangan sederhana.

MPM PWM Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus Jamaah Tani Muhammadiyah
Ketua MPM Jatim Lutfi J Kurniawan. (dok mpm jatim)

Suasana khidmat di tengah lahan hijau subur ini jadi titik tolak perjuangan kemandirian petani umat. Konsumsi bakso 150 porsi dibantu Lazismu Jawa Timur

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengesahan pengurus JATAM MPM Jatim periode 2022-2027. Pengurus Jatam Jatim mengakomodir dari seluruh dari daerah dengan menggunakan pendekatan korwil/region.

Prosesi pelantikan dipandu langsung oleh Ketua MPM PWM Lutfi J Kurniawan, ini menjadi langkah baru organisasi petani Muhammadiyah yang lebih terstruktur, siap hadapi tantangan pertanian modern hingga akhir periode 2027.

Sekretaris MPM PWM Jatim, Abdus Salam—dosen sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyampaikan, JATAM bukan tujuan akhir, melainkan media berhimpun silaturahmi untuk memperjuangkan hak-hak petani secara nyata.

Abdus Salam dengan kepakaran mendalam di bidang sosiologi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat menekankan, JATAM harus hadir sebagai bagian solusi persoalan krusial yang dihadapi petani, mulai dari harga pupuk hingga akses pasar.

“Terbentuknya dan pelantikan JATAM periode ini menjadi katarsis perubahan efektif menuju kedaulatan dan kemandirian petani,” tambahnya, disambut applaus meriah dari seluruh peserta.

Sementara Ketua MPM Jatim Lutfi J Kurniawan menyampaikan, Jatam ke depan harus melakukan konsolidasi organisasi: Perkuat struktur JATAM Jatim dari tingkat wilayah hingga cabang desa, rekrut sumber daya manusia petani muda yang kompeten, mengatur Rantai pertanian hulu-hilir: Kendalikan proses dari bibit unggul, produksi, hingga pemasaran untuk hindari ketergantungan tengkulak.

• Budaya kerja petani: Jadikan organisasi sebagai motor perubahan, transformasikan petani jadi entrepreneur berbasis nilai Muhammadiyah.
• Potensi pasar internal: Manfaatkan rumah sakit Muhammadiyah, universitas seperti UMM, dan ratusan Muhammadiyah Business Group (MBG) sebagai pasar tetap.
• Unit usaha dan branding: Dirikan kooperasi untuk menampung produk anggota, lengkapi dengan profil produk pertanian profesional untuk bersaing di pasar nasional.

Lutfi menutup sambutannya dengan seruan, “Ini rencana aksi nyata, bukan janji kosong. Petani Muhammadiyah Jatim, mari wujudkan kemandirian pangan secara bersama-sama.”

Di sesi rembug Dr. Afifuddin Latif Adiredjo, Sp, M.Sc—pakar padi dan melon Universitas Brawijaya Malang yang lulus S2-S3 di Prancis—berbagi insight tajam.

“70% pebisnis pertanian di Indonesia bukan berasal dari kalangan petani asli,” ungkapnya seraya menambahkan, kehadiran JATAM sebagai keniscayaan untuk selesaikan masalah pelik petani, sehingga petani Muhammadiyah bisa sejahtera dan makmur. (*/tim)

Susunan Pengurus Jatam Wilayah:

Ketua          : Annas Sholikhin
Wakil          : Abd Qodir
Sekertaris  : Iskhak Subagio
Bendahara : MD Moh Nor Haq

Ketua Bidang:

– Bid Pertanian                        : Mukim Amrullah
– Bid Peternakan Perikanan : Misbakhul An’am
– Bid Inovasi dan Teknologi : Sholeh

Koordinator Wilayah

UMPO ( Darmanto ) ✅
– Pacitan Trenggalek Ponorogo Magetan

UMM ( Soni ) ✅
– Batu Malang Blitar Tulung Agung Probolinggo

UM Jember ( Ali Sumali )
– Lumajang Jember Bondowoso Situbondo Banyuwangi

UM Surabaya ( ?? )
– Surabaya, Madura Raya

UMLA ( Eko ) ✅
– Lamongan Bojonegoro Tuban Ngawi

UMMAD( Gempa ) ✅
– Madiun Ngawi Nganjuk Jombang Kediri

UMSIDA (Zainul)
– Sidoarjo Pasuruan Mojokerto

✅ = Eks Formatur.

 

Tinggalkan Balasan

Search