MPW PWM Kaltim Sukses Gelar Rakerwil dan Pelatihan SIMAM di UMKT Samarinda

www.majelistabligh.id -

Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Pelatihan Sistem Informasi Manajemen Aset Muhammadiyah (SIMAM) pada Jumat–Sabtu, 23–24 Mei 2025. Kegiatan strategis ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Samarinda, dan dihadiri oleh pengurus serta peserta dari berbagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Kalimantan Timur.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PWM Kalimantan Timur, KH. Siswanto, yang menandai pembukaan dengan bacaan basmalah. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya wakaf sebagai instrumen dakwah dan pemberdayaan umat. Ia juga menyampaikan motivasi kepada para peserta bahwa baik wakif (orang yang mewakafkan) maupun nazhir (pengelola wakaf) akan memperoleh pahala yang sama dari Allah SWT.

Baca juga: Baru 40 Persen Aset Wakaf Muhammadiyah Tercatat dalam SIMAM

MPW PWM Kaltim Gelar Rakerwil dan Pelatihan SIMAM di UMKT Samarinda
Para pimpinan di Rakerwil MPW PWM Kaltim dan Pelatihan SIMAM di UMKT Samarinda. (foto;ist)

“Ini menjadi motivasi untuk kita semua agar senantiasa bersemangat dalam berbuat baik dan menjalankan amanah umat. Jangan menjadi single fighter; mari kita bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak demi mencapai tujuan bersama,” tegas KH. Siswanto.

Sementara itu, Ketua MPW PWM Kaltim, Abdul Kasim, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia juga menjelaskan tujuan diselenggarakannya Rakerwil dan pelatihan ini, yakni untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengelolaan wakaf di lingkungan Muhammadiyah Kalimantan Timur, agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, yakni Ahmad Zakirin dari MPW PP Muhammadiyah. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pendayagunaan wakaf telah menjadi tradisi panjang di lingkungan Muhammadiyah, dengan semangat visioner dan futuristik dari para pendahulu.

“Salah satu kunci penguatan wakaf Muhammadiyah adalah kelengkapan dan ketertiban data melalui SIMAM. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat penting untuk memastikan para admin dan operator, baik di tingkat wilayah maupun daerah, memiliki kapasitas dalam mengelola data wakaf secara optimal,” ujar Zakirin.

Rangkaian acara meliputi sesi presentasi, diskusi interaktif, dan pelatihan teknis penggunaan SIMAM, termasuk pendataan aset wakaf dan pelaporan digital. Pelatihan ini bertujuan agar seluruh unsur pengelola wakaf di Kalimantan Timur dapat menggunakan sistem tersebut secara efektif dalam pengelolaan dan pelaporan aset wakaf Muhammadiyah.

Kegiatan Rakerwil ini juga menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi program kerja MPW se-Kaltim, di mana masing-masing daerah diberikan kesempatan untuk memaparkan progres serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan wakaf.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas tata kelola wakaf Muhammadiyah, yang tidak hanya berdampak pada organisasi, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search