Menyambut Idulfitri 1446 H, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Grand Depok City (PRM GDC), Pimpinan Ranting Aisyiyah GDC (PRA GDC), bersama Lazismu Kantor Layanan GDC (Lazismu GDC), dan DKM Masjid Al Ishlah Grand Dahlia Cluster menggelar program penyaluran zakat fitrah dan zakat maal. Program ini menyasar kelompok rentan di lingkungan Grand Depok City dan sekitarnya, dengan fokus pada mereka yang sering terlupakan.
Program zakat ini juga menyentuh langsung kelompok-kelompok marginal, dimana 17 persen penerima zakat terdiri dari Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV), Anak Yatim dengan HIV/AIDS (ADHA), penyandang disabilitas, perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan penderita penyakit berat yang hidup dalam kemiskinan.
Ketua PRM GDC, Firmansyah, menegaskan pentingnya memperluas jangkauan zakat agar tidak hanya dinikmati oleh penerima manfaat yang sudah terdata, tetapi juga kelompok-kelompok yang sering luput dari perhatian.
“Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga jembatan kepedulian. Kami ingin zakat ini benar-benar sampai kepada yang paling membutuhkan, yang selama ini mungkin belum pernah merasakannya,” ujarnya, Ahad (30/3/2025).
Aisyiyah GDC, sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang peduli pada persoalan perempuan, juga aktif menyalurkan zakat kepada penerima manfaat, khususnya perempuan dan anak-anak yang menghadapi berbagai tekanan seperti KDRT dan keterbatasan ekonomi.
Ketua PRA GDC, Nini Raihani, menambahkan, “Banyak dari mereka yang tidak hanya menghadapi kemiskinan, tetapi juga beban psikologis. Kami berharap zakat ini bukan hanya meringankan ekonomi, tetapi juga memberi mereka harapan.”
Sementara itu, DKM Masjid Al Ishlah yang turut berperan dalam program ini memfasilitasi penghimpunan dan pendistribusian zakat dari para jamaah dan warga cluster.
Ketua DKM Al Ishlah, Tisna Surya Adi Prenanto, menyampaikan, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kepedulian. Pihaknya ingin memastikan zakat yang terkumpul bisa membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.
Kepala Kantor Lazismu GDC Farid Arif Wibowo menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen agar zakat yang terkumpul disalurkan secara adil dan tepat sasaran.
“Banyak yang mengalami ujian ganda, kemiskinan ditambah beban penyakit atau kekerasan. Ramadan adalah saat yang tepat untuk menyapa mereka, apalagi menjelang Hari Raya seperti saat ini,” katanya.
Program zakat Ramadan tahun ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa masih banyak kelompok rentan yang ada di sekitar kita, namun sering luput dari perhatian. Muhammadiyah GDC, Lazismu GDC, dan DKM Al Ishlah mengajak masyarakat luas untuk ikut mendukung gerakan ini.
“Semoga gerakan ini bisa menjadi inspirasi bagi semua pihak agar Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri kali ini lebih bermakna,” tutup Farid.
Muhammadiyah GDC dan seluruh mitra program membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui kanal resmi Lazismu GDC, agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak penerima. (fms/tim)