Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Izzul Muslimin, S.IP., menegaskan bahwa kualitas harus menjadi prioritas utama dalam gerakan Muhammadiyah. Dalam mengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), organisasi ini harus menjadi teladan dengan terus berorientasi pada kualitas yang dilandasi oleh semangat dakwah.
“Sejak awal sebelum didirikan Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan sudah mendirikan sekolah dan itu menjadi ciri khas Muhammadiyah. Pendidikan menjadi etalase atau pintu gerbang Muhammadiyah yang akan dilihat oleh masyarakat yang pertama,” ujar Izzul Muslimin dalam sambutannya pada pembukaan Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam, Koding Kecerdasan Artifisial, dan Penguatan Pendidikan Karakter Region Jawa Timur 1.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PP Muhammadiyah dan berlangsung pada Rabu–Ahad, 10–14 September 2025, di Hotel Platinum, Surabaya.

Izzul Muslimin mengakui bahwa kegiatan yang diadakan oleh Majelis Dikdasmen & PNF sangat beragam dan padat. Namun, ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan tertib serta mampu mengimplementasikan hasilnya secara optimal.
“Muhammadiyah dikenal masyarakat sebagai organisasi yang paling kaya. Walaupun demikian, kita perlu meningkatkan kualitas setiap AUM, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan perguruan tinggi,” tegasnya.
CO Pilot kegiatan, Ir. Sudarusman, menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan strategis dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Muhammadiyah, khususnya di wilayah Jawa Timur.
“Mohon seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Para fasilitator dalam kegiatan ini adalah orang-orang yang berpengalaman di bidangnya,” jelasnya.
Tercatat, kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang terbagi ke dalam lima kelas: dua kelas SD, satu kelas SMP, satu kelas SMA, dan satu kelas SMK.
“Kegiatan ini ujungnya adalah agar sekolah Muhammadiyah ada peningkatan perolehan siswa,” tambahnya.
Wakil Bendahara Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, Muhammad Syofyan, M.T., menyampaikan terima kasih atas kontribusi seluruh panitia dan fasilitator yang telah mendukung kelancaran kegiatan. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari 39 rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia, dengan Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang mendapatkan dua region.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Dr. Hidayatullah, M.Si., mengapresiasi kepercayaan Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah yang telah memilih Jawa Timur sebagai tuan rumah kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya implementasi hasil kegiatan di masing-masing sekolah.
“Tentunya setelah kegiatan ini kami berharap ini bisa mendongkrak perolehan siswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa untuk meningkatkan jumlah peserta didik, layanan pendidikan Muhammadiyah harus bermutu tinggi agar mampu membangun kepercayaan masyarakat melalui kepuasan terhadap layanan pendidikan.
“PR kita adalah sekolah Muhammadiyah harus ada yang masuk 100 tingkat nasional,” imbuhnya, seraya berharap akan terus ada kegiatan peningkatan kualitas pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur dari Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah. (m. sholihin fanani)
