Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Kementerian Wakaf dan Urusan Keislaman Qatar menjajaki kerja sama strategis yang mencakup penguatan pendidikan bahasa Arab, kaderisasi imam dan muazin, hingga penerbitan literatur Islam.
Rencana kemitraan tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/10/2026).
Delegasi Qatar dipimpin oleh Asisten Direktur Sheikh Abdullah bin Zaid Al-Mahmoud Islamic Cultural Center, Sultan Saad Hassan Al-Badr. Kehadiran delegasi ini diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, yang didampingi jajaran pimpinan lainnya, yakni Anwar Abbas, Agung Danarto, Hilman Latief, serta Izzul Muslimin.
Sultan Saad Hassan Al-Badr menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan arahan langsung dari Kementerian Wakaf dan Urusan Keislaman Qatar untuk memperkenalkan program kerja sekaligus membangun kolaborasi dengan organisasi Islam di Indonesia.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyambut hangat inisiatif tersebut. Ia mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Qatar untuk berkolaborasi, khususnya dalam penyelenggaraan daurah (pelatihan) penguasaan bahasa Arab bagi siswa, mahasiswa, guru, dosen, hingga mubalig Muhammadiyah.
“Hari ini kami berdiskusi mengenai harapan kerja sama di bidang pendidikan dan penguatan bahasa Arab. Pemerintah Qatar sangat terbuka untuk program tersebut,” ujar Haedar.
Selain bidang pendidikan dan bahasa, kedua pihak juga menjajaki program kaderisasi imam dan muazin, penerbitan buku-buku keislaman secara kolaboratif, serta penjelajahan peluang di sektor ekonomi. Dalam kesempatan tersebut, Muhammadiyah turut menyampaikan apresiasi atas bantuan mushaf Al-Qur’an dari Qatar yang telah didistribusikan di wilayah Jakarta dan Yogyakarta.
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mendorong agar cakupan kerja sama dapat diperluas hingga ke sektor kesehatan dan bisnis, termasuk kemitraan dengan para pengusaha Qatar untuk pengembangan jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah.
Sebagai langkah konkret untuk menindaklanjuti berbagai agenda strategis ini, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, dijadwalkan melawat ke Qatar pada awal November mendatang. Kunjungan tersebut diagendakan untuk menemui sejumlah lembaga amal, pendidikan, serta organisasi kemanusiaan setempat. (*/tim)
