Sekolah Inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) mengadakan Pembelajaran Luar Kelas (PLK) di Batu Love Garden (Baloga) pada, Kamis (22/1/2026).
Pembelajaran Luar Kelas (PLK) merupakan strategi pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik melalui interaksi dengan alam atau lingkungan sekitar, kegiatan ini diikuti seluruh murid kelas 5 dan 6 SDM Limas, dan didampingi ustaz dan ustazah guru karyawan yang mendapat amanah.
Kepala Sekolah SDM Limas Mationo, M.A memberikan pengarahan sebelum memulai PLK kelas 5 dan 6 SDM Limas agar kegiatan bisa tertib dan lancar sesuai maksud dan tujuan.
“Kegiatan ini merupakan aplikatif learning dari teori yang sudah dipelajari di ruang kelas masing-masing, jadi diharapkan nanti seluruh murid bisa memperoleh pengalaman baru di lapangan, semoga lancar, sukses dan selamat sampai tujuan semua,” seru ustaz Yono, panggilan akrabnya.
Batu Love Garden (Baloga) di Kota Batu Malang merupakan taman wisata edukasi bertema bunga, tanaman langka, hewan, budaya, serta kreativitas nusantara, sehingga sangat relevan digunakan sebagai sumber belajar nyata.
Baloga menghadirkan berbagai zona ekosistem, koleksi tanaman dari berbagai daerah, aneka hewan jinak, serta galeri aquascape. Lingkungan ini sangat relevan untuk menguatkan capaian pembelajaran IPAS pada Fase C.
Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengembangkan keterampilan observasi, literasi sains, kemampuan bekerja sama, serta menumbuhkan rasa cinta alam.
“Aktivitas belajar yang kontekstual di Baloga juga membantu murid memahami materi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) secara lebih bermakna,” ungkap Anis Sa’idah, S.S.i koordinator kelas 6.
Tema yang diusung dalam kegiatan Pembelajaran Luar Kelas ini adalah “ Eksplorasi Keanekaragaman Hayati di Batu Love Garden (Baloga) ”. Tujuan diadakannya kegiatan Pembelajaran Luar Kelas adalah sebagai salah satu aplikasi dari penerapan pembelajaran yang didapat selama pembelajaran di dalam kelas.
Sejumlah tujuan dari kegiatan ini, diantaranya:
1. Murid memiliki sifat religius dalam ketaatan beribadah dan peduli terhadap lingkungan
2. Murid mampu mensyusukuri nikmat keindahan alam
3. Murid dapat mengamati secara langsung keanekaragaman flora dan fauna, yang ada di Baloga.
4. Murid mampu mengembangkan keterampilan observasi, bertanya, mencatat, dan bekerja sama.
5. Murid memahami tentang konsep ekosistem, klasifikasi makhluk hidup, dan adaptasi.
6. Murid memiliki rasa ingin tahu, nasionalisme, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
7. Murid melakukan interaksi sosial dan kerjasama lewat fun game.
Keberagaman unsur alam dan budaya ini menjadikan Baloga tempat ideal untuk kegiatan belajar berbasis observasi, wawancara, pencatatan ilmiah, dan projek kreatif siswa.
“Atas dasar itulah kami selaku wali kelas 5 dan 6 SDM Limas mengadakan kegiatan berupa Pembelajaran Luar Kelas (PLK) di sebagai sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengenal objek dan materi secara langsung,” tambah Titik Widiyah Ningsih, M.Pd, koordinator kelas 5 SDM Limas. (ali shodiqin)
