Kabupaten Murung Raya bersiap menyambut perhelatan akbar Musyawarah Wilayah (Musywil) Kalimantan Tengah yang direncanakan berlangsung pada awal tahun 2028 mendatang. Hal itu terungkap saat jajaran PWM Kalteng melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Jumat (3/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan khidmat tersebut digelar di Rumah Jabatan Bupati Murung Raya. Kehadiran rombongan besar ini menjadi sinyal kuat dimulainya koordinasi lintas sektoral untuk menyukseskan agenda empat tahunan tersebut di Bumi “Tira Tangka Balang”.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PWM Kalimantan Tengah, Prof Dr H. Ahmad Syar’i, MAg didampingi oleh Ketua PDM Murung Raya, H. Arifin, SKM, MM bersama Wakil Ketua PWM Kalteng HM. Zuhri, S.HI, MPd.I, Bendahara PWM Kalteng Prof. Dr. H. Mazrur, M.Pd, dan Kepala Kantor Sekretariat PWM Kalteng Jaemi Wahyudi, SPdI, MAP serta jajaran Organisasi Otonom Muhammadiyah Daerah Murung Raya.
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, SE yang didampingi oleh jajaran legislatif dan eksekutif setempat.
Prof Ahmad Syar’i menyampaikan apresiasi dukungan konsisten pemerintah daerah terhadap gerakan dakwah dan sosial yang dijalankan Muhammadiyah. Menurutnya, Musyawarah Wilayah tahun 2028 bukan sekadar agenda internal organisasi, melainkan momentum untuk merumuskan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami berharap melalui audiensi ini, terjalin sinergi yang semakin kuat antara Muhammadiyah dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya, terutama dalam menyukseskan agenda besar Musyawarah se-Kalteng yang akan menghadirkan delegasi dari seluruh kabupaten/kota,” ujar Ahmad Syar’i.
Bupati Murung Raya, Heriyus, SE merespons positif rencana tersebut. Ia memberikan apresiasi mendalam atas peran Muhammadiyah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Kalimantan Tengah melalui berbagai amal usahanya.
Bupati menyoroti bagaimana Muhammadiyah secara konsisten mengelola lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Hal ini dianggap sangat membantu tugas pemerintah dalam memeratakan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
“Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi kontribusi nyata Muhammadiyah yang telah membantu pemerintah membangun fondasi pendidikan di Kalimantan Tengah. Hal ini terbukti dengan eksistensi lembaga pendidikan Muhammadiyah yang sangat lengkap, mulai dari jenjang TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) hingga jenjang Perguruan Tinggi,” ungkap Bupati Heriyus.
Pentingnya agenda ini juga terlihat dari hadirnya tokoh-tokoh kunci daerah, seperti Ketua DPRD Murung Raya, H. Rumiadi, SH, MH, MM serta Wakil Ketua I DPRD, Dina Maulida, S.HI. Kehadiran pimpinan legislatif ini mempertegas bahwa dukungan terhadap perhelatan tahun 2028 bersifat menyeluruh, baik dari sisi anggaran maupun kebijakan.
Dari jajaran birokrasi, tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Asisten II Setda. Keterlibatan seluruh elemen ini menunjukkan kesiapan internal dan eksternal Murung Raya dalam menyambut ribuan tamu dari seluruh penjuru Kalimantan Tengah.
Sebagai penutup, Bupati Heriyus menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi segala kebutuhan persiapan sejak dini. Ia meyakini bahwa penunjukan Murung Raya sebagai tuan rumah adalah sebuah kehormatan yang harus dijawab dengan pelayanan terbaik.
“Muhammadiyah selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah. Kami mendukung penuh pelaksanaan Musyawarah Muhammadiyah di tahun 2028. Koordinasi sejak dini sangatlah penting untuk memastikan pelayanan terbaik bagi para tamu se-Kalimantan Tengah nantinya,” pungkas Bupati.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama, melambangkan harmonisasi yang kuat antara umaro (pemerintah), legislatif, dan ulama dalam membangun daerah yang lebih berkemajuan. (m fitirani)
