Pastikan Anak-Anakmu Paham Dengan Tauhid

Pastikan Anak-Anakmu Faham Dengan Tauhid
*) Oleh : M. Mahmud
Ketua PRM Kandangsemangkon Paciran Lamongan Jawa Timur
www.majelistabligh.id -

#Sebelum Engkau Meninggalkan Dunia

Sebelum engkau meninggalkan dunia, pastikan anak-anakmu paham dengan tauhid. Bukan faham bagaimana mencari uang, menjadi orang kaya, menjadi orang sukses. Anak yang sukses dunia tapi ternyata dia tidak menjalankan agama. Maka itu adalah sebuah kerugian dan kebangkrutan buat orang tuanya.

Ketika anak itu punya iman yang kokoh, akidah yang kuat maka sebesar apapaun fitnah yang akan menghadangnya dia akan hadapi. Sebesar apapun musibah yang menimpa dia. Dia beriman dengan taqdir Allah Azza Wa Jalla

Tauhid adalah fondasi utama dalam Islam – mengenal, meyakini, dan mengesakan Allah. Membekali anak-anak dengan pemahaman tauhid sebelum kita meninggalkan dunia berarti memastikan mereka punya pegangan hidup yang kokoh, tidak mudah goyah oleh arus zaman.

Langkah Praktis

* Teladan nyata: Anak-anak belajar paling kuat dari melihat. Menunjukkan sikap ikhlas, sabar, dan selalu mengaitkan segala sesuatu pada Allah akan lebih membekas daripada sekadar kata-kata.

* Cerita dan kisah: Kisah para nabi dan orang saleh adalah cara yang menyentuh hati untuk mengenalkan tauhid.

* Doa bersama: Membiasakan doa sebelum dan sesudah aktivitas, sambil menjelaskan bahwa semua berasal dari Allah.

* Diskusi ringan: Menjawab pertanyaan anak dengan sederhana, misalnya “Siapa yang menciptakan langit?” lalu mengaitkannya dengan keesaan Allah.

* Konsistensi: Mengulang-ulang nilai tauhid dalam keseharian, sehingga menjadi bagian dari pola pikir mereka.

Dampak Jangka Panjang

* Anak tumbuh dengan keyakinan yang kuat, tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar.

* Mereka belajar bahwa hidup bukan hanya tentang dunia, tapi juga tentang akhirat.

* Tauhid menjadi cahaya yang menuntun mereka dalam mengambil keputusan dan menghadapi ujian hidup.

Ada beberapa ayat Al-Qur’an yang menekankan pentingnya menanamkan tauhid kepada anak-anak sebelum kita meninggalkan dunia. Ayat-ayat ini menunjukkan bagaimana para nabi memberi wasiat tentang keesaan Allah kepada keturunan mereka:

Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Tauhid dan Wasiat Kepada Anak

1. Surat Luqman ayat 13
وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ
Artinya: (Ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, saat dia menasihatinya, “Wahai anakku, janganlah mempersekutukan Allah! Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) itu benar-benar kezaliman yang besar.

Ayat ini menegaskan bahwa nasihat pertama seorang ayah kepada anaknya adalah tauhid.

2. Surat Al-Baqarah ayat 132-133
وَوَصّٰى بِهَآ اِبْرٰهٖمُ بَنِيْهِ وَيَعْقُوْبُۗ يٰبَنِيَّ اِنَّ اللّٰهَ اصْطَفٰى لَكُمُ الدِّيْنَ فَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ ۗ اَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاۤءَ اِذْ حَضَرَ يَعْقُوْبَ الْمَوْتُۙ اِذْ قَالَ لِبَنِيْهِ مَا تَعْبُدُوْنَ مِنْۢ بَعْدِيْۗ قَالُوْا نَعْبُدُ اِلٰهَكَ وَاِلٰهَ اٰبَاۤىِٕكَ اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ وَاِسْحٰقَ اِلٰهًا وَّاحِدًاۚ وَنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ

Artinya: Ibrahim mewasiatkan (ucapan) itu kepada anak-anaknya dan demikian pula Ya‘qub, “Wahai anak-anakku, sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu. Janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”
Apakah kamu (hadir) menjadi saksi menjelang kematian Ya‘qub ketika dia berkata kepada anak-anaknya, “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu: Ibrahim, Ismail, dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan (hanya) kepada-Nya kami berserah diri.

Menunjukkan bahwa para nabi mewasiatkan tauhid dan Islam kepada anak-anak mereka sebelum wafat.

3. Surat Al-Ikhlas (seluruh ayat)
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ
Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa.
Allah tempat meminta segala sesuatu.
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan
Serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.”

Surat pendek yang sangat kuat untuk menanamkan tauhid kepada anak-anak sejak dini.

Makna Penting

* Tauhid adalah warisan paling berharga yang bisa diberikan orang tua kepada anak.

* Wasiat para nabi menunjukkan bahwa sebelum meninggalkan dunia, memastikan anak-anak teguh dalam tauhid adalah prioritas utama.

* Dengan tauhid, anak-anak memiliki pondasi iman yang akan menuntun mereka sepanjang hidup. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search