*) Oleh: Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
Dikisahkan dalam kitab Majmu’ Kalam al Habib Alwi bin Syihabudin rahimahullah:
Para ulama mengisahkan bahwa akhirat ada seorang laki-laki yang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, seraya menjerit dan menangis:
“Wahai Nabi, tolong syafaatilah aku di hadapan Tuhanmu..”
Nabi shallallahu’alaihi wa.
sallam bertanya kepada Malaikat: “Apa dosa laki-laki ini..?”
Para malaikat menjawab:
“Laki-laki ini bermaksiat pada Allah di bulan Ramadan, dan Allah sangat murka padanya.”
Setelah mendengar itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Aku tidak bisa memberi syafaat kepada orang yang sedang dimurkai oleh Allah. ”
Sebagaimana kita ketahui, bahwa di akhirat kelak hanya 2 hal yang menyelamatkan kita, Rahmat (kasih sayang) Allah Subhanahu wa Ta’ala dan syafaat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”
Tidak ada yang bisa diandalkan sama sekali dari amal-amal saleh kita. Karena sebanyak apa pun amal saleh kita, tak sebanding dengan kekuatan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala dan syafaat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Wallahu ‘a’lam bishshawab. (*)