Pelajaran dari Surat Al Mulk

Pelajaran dari Surat Al Mulk
*) Oleh : Drs Muhammad Nashihudin, MSi
Ketua Majelis Tabligh PDM Jakarta Timur & Anggota Majelis Tabligh PWM Jakarta
www.majelistabligh.id -

Surat Al Mulk, surat ke-67 terdiri dari 30 ayat yang artinya Raja dalam Al Qur’an. Allahu SWT menciptakan langit dan bumi tanpa ada celah kekurangan maupun kelemahan sedikit pun.

Digambarkan dalam surat tersebut menghukum orang orang yang kufur waktu hidup di dunia dan tidak menerima Al-Islam.
Setelah para Rasul diutus oleh Allah SWT kepada kaum membawa kebenaran dan jalan hidup, banyak diantara mereka yang menolak bahkan melawannya.

Orang orang yang kufur dan tidak beriman kepada Allah SWT dan rasul-Nya maka akan ditanyakan kepada mereka prihal kekufuran dan kesombongannya yang mereka lakukan.

Manusia diberi panca indera untuk memilih yang terbaik dan Al Islam rahmatan Lil alamin.
Rasulullah saw bersabda:” Barangsiapa yang membaca surat Al Mulk setiap bakda Subuh maka ia akan terbebas dari siksa kubur.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ عَذَا بُ جَهَنَّمَ ۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ

Dan orang-orang yang ingkar kepada Tuhannya, akan mendapat azab Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 6)

اِذَاۤ اُلْقُوْا فِيْهَا سَمِعُوْا لَهَا شَهِيْقًا وَّهِيَ تَفُوْرُ

Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu membara,”
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 7)

تَكَا دُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِ ۗ كُلَّمَاۤ اُلْقِيَ فِيْهَا فَوْجٌ سَاَ لَهُمْ خَزَنَـتُهَاۤ اَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيْرٌ

hampir meledak karena marah. Setiap kali ada sekumpulan (orang-orang kafir) dilemparkan kedalamnya, penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka, “Apakah belum pernah ada orang yang datang memberi peringatan kepadamu (di dunia)?””
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 8)

قَا لُوْا بَلٰى قَدْ جَآءَنَا نَذِيْرٌ ۙ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللّٰهُ مِنْ شَيْءٍ ۖ اِنْ اَنْتُمْ اِلَّا فِيْ ضَلٰلٍ كَبِيْرٍ

Mereka menjawab, “Benar, sungguh, seorang pemberi peringatan telah datang kepada kami, tetapi kami mendustakan(nya) dan kami katakan, “Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun, kamu sebenarnya di dalam kesesatan yang besar.”
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 9)

وَقَا لُوْا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ اَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِيْۤ اَصْحٰبِ السَّعِيْرِ

Dan mereka berkata, “Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala.“”
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 10)

فَا عْتَرَفُوْا بِذَنْبِۢهِمْ ۚ فَسُحْقًا لِّاَصْحٰبِ السَّعِيْرِ

Maka mereka mengakui dosanya. Tetapi jauhlah (dari rahmat Allah) bagi penghuni neraka yang menyala-nyala itu.
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 11)

1. Berusaha untuk kembali ke dunia agar menjadi muslim

رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْ كَا نُوْا مُسْلِمِيْنَ

Orang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang muslim.”
(QS. Al-Hijr 15: Ayat 2)

ذَرْهُمْ يَأْكُلُوْا وَيَتَمَتَّعُوْا وَيُلْهِهِمُ الْاَ مَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ

Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya).”
(QS. Al-Hijr 15: Ayat 3)

Tinggalkan Balasan

Search