Pimpinan Cabang Muhammadiyahnya (PCM) Pakal Surabaya menggelar sosialisasi dan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Ghazali di Jalan Jawar 45 Surabaya pada Jumat (6/3/2026). Keberadaan masjid nantinya diharapkan bisa menjadi sarana ibadah yang memadai bagi para supporter bola yang akan mendukung tim-nya yang berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo.
Perwakilan PCM Pakal Dr. H. Solchan Ghozali, MPd menyampaikan, pihaknya sengaja menggelar acara peletakan batu pertama di bulan suci Ramadan ini. Untuk itu ia mengajak hadirin untuk memaksimal ibadah dengan mendukung pembangunan Masjid Al Ghazali.
“Sungguh bersyukur di bulan Ramadan saat ini kita semua bisa hadir untuk mengikuti rangkaian prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Ghazali, Nabi Muhammad SAW mengingatkan, barangsiapa yang membangun masjid di dunia maka di akhirat akan dibangunkan istana di syurga. Maka optimalkan untuk berpartisipasi berdonasi untuk suksesnya pembangunan ini,” ujaknya.
Menurutnya, di kawasan yang dekat Gelora Bung Tomo membutuhkan masjid, agar para pecinta sepak bola tetap terjaga salatnya.
Sekretaris PDM Surabaya Catur Anang Hutoyo, MPd menambahkan, pihaknya menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungann Lazismu Jawa Timur dan Lazismu Surabaya, Kecamatan Pakal dan Kelurahan Benowo, Danramil, KUA serta para tokoh agama dan masyarakat yang begitu peduli dan menguatkan persaudaraan.
“Didirikannya masjid ini semoga menambah persaudaraan di antara kita untuk bersama memakmurkan masjid dengan dakwah yang menggembirakan dan mencerahkan khususnya di wilayah Benowo Pakal Surabaya,” jelasnya.
Ketua Lazismu Jawa Timur, Imam Hambali, SE, ME Sy sekaligus mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menyampaikan, keinginan bisa membangun masjid di sekitar Gelora Bung Tomo sudah lama.
“Syukur alhamdulilah baru setahun ini pembebasan lahan, kami berharap masjid ini tidak hanya untuk rumah ibadah, tetapi juga menjadi rumah pendidikan, rumah peradaban, rumah pemberdayaan sehingga upaya memakmurkan masjid terwujudkan, semoga proses pendirian masjid ini secepatnya diwujudkan,” jelasnya.
Ia berharap, masjid ini nantinya ramah pada jemaah dan masyarakat. Untuk itu kegiatan ritual diiringi dengan kegiatan sosial dan pemberdayaan.
“Untuk itu mohon dukungan semua pihak untuk berkolaborasi mengembangkan dakwah dengan memberi solusi bagi masyarakat, dan terus dikembangkan sehingga menjadikan masjid sebagai percontohan upaya memakmurkan masjid,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Pakal Kota Surabaya Zainuddin Fanani, SH, MMed.Kom dalam sambutannya berharap keberadaan masjid ini bisa menjadi tempat bermusyawarah bagi masyarakat sehingga ketika ada permasalahan bisa diselesaikan.
“Kami dari kecamatan siap berkolaborasi untuk memakmurkan masjid, kami sampaikan selamat dan sukses atas pembangunan Masjid Al Ghazali,” ujarnya.
Ust. KH. Arwan Efendi dalam tausiyahnya menyampaikan, masjid yang dibangun dengan takwa, maka yang membangunnya akan menjadi orang yang bertakwa, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Perintah-Nya diantaranya salat, yang waktu pelaksanaanya sudah diatur dengan tepat dan tidak mengganggu aktivitas kita sehari hari.
“Sehingga kalau di akhirat ditanya Allah SWT mengapa tidak salat, lantas dijawab tidak ada waktu, itu alasan saja, untuk itu aktiflah salat berjamaah karena ada banyak manfaatnya,” jelasnya.
KH Moenawar Kholil S.Ag selaku Kepala KUA Kecamatan Pakal sebelum menyampaikan doa, memberikan apresiasi atas pewakif .
“Dan itu betul, para suporter sangat butuh masjid, lebih lebih saya sendiri sebagai bonek sehingga sangat bermanfaat. Semoga peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Ghazali di bulan Ramadan ini niatan baik dan harapan dikabulkan Allah SWT. Berikan kelancaran dan kesuksesan pembangunan masjid ini. Aamiin,” ujarnya.
Setelah beberapa sambutan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Ghazali dilanjut pemberian sembako secara simbolis kepada warga yang membutuhkannya.
Selanjutnya prosesi pelatakan batu pertama pembangunan Masjid Al Ghazali yang disaksikan para tamu undangan, baik dari keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Angkatan Muda Muhammadiyah Cabang Pakal serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (Andi Hariyadi)
