Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Banjarmasin terus memperkuat perannya sebagai pusat pembinaan keislaman dan pendidikan generasi muda. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran bahasa Arab yang rutin dilaksanakan bagi anak-anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah atas (SD–SMA).
Kegiatan ini diasuh langsung oleh Ustadz M. Rizky Hasan, yang juga merupakan imam rawatib Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin. Pembelajaran dilaksanakan secara rutin setiap Senin dan Rabu malam, dimulai ba’da shalat Maghrib hingga menjelang shalat Isya.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana belajar yang hidup dan penuh semangat. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap materi, mulai dari pengenalan kosakata dasar, percakapan sederhana, hingga pemahaman bahasa Arab yang berkaitan dengan bacaan Al-Qur’an dan ibadah sehari-hari. Metode penyampaian yang komunikatif dan sesuai dengan usia peserta membuat kegiatan ini berjalan dengan menyenangkan.
Ustadz M. Rizky Hasan menyampaikan, pembelajaran bahasa Arab sejak usia dini memiliki peran penting dalam menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an dan khazanah keilmuan Islam.
“Bahasa Arab adalah kunci memahami sumber utama ajaran Islam. Dengan pembiasaan sejak dini, diharapkan anak-anak lebih mudah memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Program ini juga mendapat dukungan penuh dari pengurus masjid dan para orang tua. Mereka menilai kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga membentuk karakter religius, kedisiplinan, serta kebiasaan positif bagi anak-anak untuk memakmurkan masjid.
“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur dengan adanya kegiatan belajar bahasa Arab ini. Anak-anak jadi lebih semangat datang ke masjid dan waktunya terisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Selain belajar bahasa, mereka juga belajar disiplin dan mencintai ilmu agama sejak dini,” ujar Fajerian, salah satu orang tua peserta.
Melalui kegiatan pembelajaran bahasa Arab ini, Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Banjarmasin menegaskan komitmennya sebagai pusat pendidikan Islam yang ramah anak, sekaligus ruang tumbuhnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berakar kuat pada nilai-nilai keislaman. (arif polibon)
