Perilaku Pasar Berubah, Pengusaha Muhammadiyah Wajib Tahu Iklan Digital Cerdas

Perilaku Pasar Berubah, Pengusaha Muhammadiyah Wajib Tahu Iklan Digital Cerdas
www.majelistabligh.id -

Tantangan dunia periklanan digital kian kompleks seiring meningkatnya persaingan dan perubahan perilaku pasar yang sangat cepat. Banyak pelaku bisnis mengeluhkan anggaran iklan yang terus terkuras tanpa hasil signifikan. Kondisi ini mendorong lahirnya pendekatan baru dalam pengelolaan iklan digital yang lebih adaptif dan efisien.

Senior Internet Marketers, Rohmat Rizky Saputra, dalam Kopdar Akbar SUMU 2026 menilai, masalah utama iklan digital saat ini bukan semata pada besaran anggaran, melainkan pada sistem dan strategi yang masih dijalankan secara manual. Ia menyampaikan materi itu dalam sesi Workshop bertemakan “Demo Tools untuk Mempermudah di Meta dan dapatkan Produk Winning.”

“Saat ini kita hidup di era perang iklan. Kalau masih mengandalkan cara manual, pelaku bisnis akan terus tertinggal karena sistem tersebut lambat merespons perubahan pasar,” ujarnya.

Menurut Rizky, iklan manual memiliki banyak keterbatasan, mulai dari ketergantungan pada input manusia, kesalahan analisis data, hingga kesulitan membaca tren secara real time. Hal inilah yang membuat banyak pengiklan mengalami boncos iklan berkepanjangan, kelelahan mental, serta stagnasi penjualan.

Sebagai solusi, Rohmat memperkenalkan SPENDLY.ID, sebuah sistem iklan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang bukan sekadar sebagai tools, melainkan sebagai sistem berpikir untuk iklan.

“SPENDLY.ID bukan hanya menjalankan perintah, tapi mampu mengamati pasar, berpikir strategis, mengambil keputusan, bertindak cepat, dan belajar dari setiap hasil iklan,” jelasnya.

Rizky menambahkan, sistem kerja SPENDLY.ID berjalan dalam satu siklus cerdas yang berkelanjutan, mulai dari observasi pasar, analisis strategi, pengambilan keputusan, hingga evaluasi otomatis. Dengan mekanisme tersebut, iklan dapat terus dioptimalkan tanpa harus dipantau setiap saat oleh manusia.

“Dengan sistem ini, pelaku bisnis bisa lebih fokus pada pengembangan usaha dan strategi besar, sementara detail teknis iklan ditangani oleh AI secara konsisten,” katanya.

Implementasi SPENDLY.ID disebut mampu meningkatkan efisiensi waktu, ketepatan targeting, serta optimalisasi return on investment (ROI). Selain itu, sistem ini memungkinkan bisnis untuk melakukan scale up tanpa batas mengikuti pertumbuhan usaha.

Rizky menegaskan bahwa di era digital saat ini, yang bertahan bukanlah yang paling rajin mengelola iklan secara manual, melainkan mereka yang paling cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi.

“Transformasi iklan bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan,” pungkasnya. (soleh)

Tinggalkan Balasan

Search