Perkuat Konsolidasi, Muhammadiyah Kaltim Gelar Pengajian Ramadan dan Musypimwil 

Perkuat Konsolidasi, Muhammadiyah Kaltim Gelar Pengajian Ramadan dan Musypimwil 
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur menggelar Pengajian Ramadan, Ideopolitor (ideologi politik organisasi) dan Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Jalan Ir. Juanda, Samarinda, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari hingga Ahad (8/3/2026).

Sekitar 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari anggota PWM, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, pimpinan majelis dan lembaga wilayah, ketua dan sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Kalimantan Timur, pimpinan organisasi otonom, hingga pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Rektor UMKT, Dr. Muhammad Musiyam, dalam sambutannya menegaskan, Ramadan merupakan momentum spiritual yang sangat penting bagi umat Islam.

“Ramadan adalah madrasah spiritual. Di bulan ini kita dilatih menahan diri, membersihkan hati, memperkuat keikhlasan, dan menumbuhkan kesadaran bahwa hidup ini berada dalam pengawasan Allah,” ujarnya.

Ia menambahkan, spiritualitas dalam Islam tidak berhenti pada ibadah personal, tetapi harus melahirkan gerakan sosial yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

“Keimanan harus melahirkan kerja, dan spiritualitas harus melahirkan peradaban,” kata Musiyam.

Ia juga mengingatkan teladan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, yang mengajarkan dakwah tidak hanya melalui ceramah tetapi juga melalui amal nyata seperti pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial.

Menurut Musiyam, dakwah Muhammadiyah sejak awal berorientasi pada pembangunan masyarakat secara menyeluruh.

“KH Ahmad Dahlan mengajarkan bahwa umat Islam tidak boleh hanya pandai berbicara tentang agama, tetapi harus bekerja keras membangun kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.

Ketua PWM Kaltim, KH Siswanto, mengatakan kegiatan ini merupakan forum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperdalam pemahaman ideologi Muhammadiyah.

“Pengajian Ramadan ini menjadi sarana tajdid atau pembaruan pemikiran, konsolidasi organisasi, dan penguatan ideologi Muhammadiyah,” ujarnya.

Menurutnya, Muhammadiyah harus terus memperkuat manhaj beragama agar para kader tidak mudah terpengaruh oleh berbagai ideologi yang berkembang di masyarakat.

Selain pengajian, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Ideopolitor yang bertujuan memperkuat pemahaman ideologi, politik kebangsaan, dan tata kelola organisasi Muhammadiyah.

“Politik Muhammadiyah adalah politik nilai. Kita tidak menjadi partai politik, tetapi memberikan panduan moral bagi kehidupan berbangsa,” kata Siswanto.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara PT MEK Surya Mandiri, BUMM PWM Kaltim dengan PT Asfar Indo Asa Barokah, terkait penyelenggaraan perjalanan umrah dan haji, sebagai tindaklanjut MoU antara PWM Kaltim dengan DPD Asparindo Kaltim. Selain itu PWM Kaltim juga menandatangani nota kesepahaman dengan DPD Realestat Indonesia Kalimantan Timur terkait program penyediaan perumahan bagi warga Muhammadiyah.

Selama tiga hari kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi pengajian, diskusi ideologi, pembahasan ekonomi umat, serta pembinaan generasi muda Muhammadiyah, dengan para narasumber Dr.H.Anwar Abbas, MM. (Ketua PP Muhammadiyah), M.Ag., Dr. Faiz Rafdhi, M.Kom., (Wakil Ketua MKSDI PPM), H. Dodok Sartono, S.E., M.M. (Sekretaris PWM Jateng), Drs. KH.Muhammad Haiban. (Wakil Ketua PWM Kaltim), dr.H. Agus Sukaca, M.Kes. (Wakil Ketua PWM Kaltim), H.A.Sobyan Herman (Wakil Ketua PWM Kaltim), Abdul Azis Muslim, S.E., (Wakil Ketua PWM Kaltim), Zainul Muttaqin, S.E., M.M. (Ketua Majlis Dikdasmen & PNF PWM Kaltim), Dr.M.Risal, S.E., M.Si (Sekretaris MPM PWM Kaltim), dan Windie Karina Fatmawati, S.Psi., M.E. (Ketua LP UMKM PWM Kaltim). (ay.1)

Tinggalkan Balasan

Search