Para pengelola klinik Muhammadiyah menggelar silaturahim di Aula Klinik Muhammadiyah Lamongan, Kamis (6/11/2025). Acara ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang kesehatan dari tiga daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari MPKU PWM Jawa Timur, MPKU PCM Lamongan, PDM Kota Kediri, PCM Pandaan, serta sejumlah perwakilan dari Klinik Muhammadiyah Lamongan, Klinik PRJ Muhammadiyah AR Fachrudin Kota Kediri, dan Klinik Muhammadiyah Pandaan.
Dalam sambutannya, Munadi, perwakilan dari MPKU PWM Jawa Timur, menegaskan besarnya potensi Muhammadiyah dalam bidang pelayanan kesehatan.
“Kita memiliki kekuatan besar. Muhammadiyah mampu menjadi pelopor, salah satunya di bidang kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dakwah melalui layanan kesehatan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
“Dakwah dalam bidang kesehatan ini sangat menarik. Efek baiknya, banyak perawat yang berada di AUMAKES juga aktif dalam dakwah di PCM dan PRM,” tambahnya.
Sementara itu, Afan Alfian, Sekretaris MPKU PCM Lamongan, menyambut hangat kehadiran para tamu dari berbagai daerah.
“Selamat datang di salah satu AUM di lingkungan PCM Lamongan. Terima kasih telah berkunjung ke Lamongan, berarti kami punya tugas bersilaturahim ke Kediri dan Pasuruan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Klinik Muhammadiyah Lamongan merupakan salah satu dari sepuluh klinik Muhammadiyah dan Aisyiyah yang berada di bawah naungan PDM Lamongan.
“Klinik Muhammadiyah Lamongan ini merupakan salah satu dari sepuluh Klinik Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada di bawah naungan PDM Lamongan,” tuturnya.
Dari pihak PDM Kota Kediri, KH. Achmad Khoirudin menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan rombongan mereka.
“Kami memiliki Klinik PRJ Muhammadiyah AR Fachrudin. Kami membutuhkan studi agar klinik kami ini lebih berkembang. Dan difasilitasi oleh MPKU PWM Jatim, Alhamdulillah hari ini kami dapat bersilaturahim ke Klinik Muhammadiyah Lamongan,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Mirdasy, perwakilan dari PCM Pandaan, turut berbagi cerita mengenai perjalanan klinik mereka yang masih baru berdiri.
“Tujuan kami ke Klinik Muhammadiyah Lamongan ini salah satunya adalah untuk belajar tentang penyelenggaraan klinik. Kami memiliki klinik yang baru berdiri pada September 2024,” ujarnya.
Ia kemudian menceritakan proses dan tantangan yang dihadapi dalam pendirian Klinik Muhammadiyah di wilayah PCM Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Sebagai bagian dari kegiatan lanjutan, acara dilanjutkan dengan presentasi tata kelola klinik yang disampaikan oleh dr. Fitri, Penanggung Jawab Klinik Muhammadiyah Lamongan, bersama dr. Nunun, Kepala Bagian Administrasi Klinik Muhammadiyah Lamongan.
Melalui kegiatan ini, silaturahim antar klinik Muhammadiyah diharapkan dapat memperkuat kerja sama, menumbuhkan semangat berbagi pengalaman, serta menjadi langkah konkret dalam memperluas dakwah di bidang kesehatan yang berkemajuan. (afan alfian)
