Perkuat Tata Kelola Keuangan, RSI Fatimah Banyuwangi Studi Banding Sistem Unit Cost ke RSM Lamongan

Perkuat Tata Kelola Keuangan, RSI Fatimah Banyuwangi Studi Banding Sistem Unit Cost ke RSM Lamongan
www.majelistabligh.id -

Semangat kolaborasi antar-institusi kesehatan mewarnai ruang serbaguna Masjid Asy Syifa’ RS Muhammadiyah Lamongan (RSML) pada Rabu (1/4/2026). Manajemen Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Banyuwangi melakukan kunjungan studi banding ke RSML  guna mendalami implementasi Unit Cost System (UCS) sebagai strategi menghadapi dinamika industri kesehatan yang kian kompleks.

Rombongan tamu dipimpin langsung oleh Direktur RSI Fatimah Banyuwangi, dr. Widowati, Sp.An.TI beserta 11 jajaran manajemen terkait. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran direksi dan Tim UCS RS Muhammadiyah Lamongan.

Fokus utama pertemuan ini adalah membedah mekanisme UCS yang telah dijalankan RSML selama lima tahun terakhir. Sistem ini menjadi instrumen krusial bagi rumah sakit dalam menentukan tarif layanan melalui perhitungan dan distribusi komponen biaya yang terstruktur.

Dengan penerapan UCS, rumah sakit mampu menetapkan estimasi biaya di awal segera setelah diagnosis ditegakkan. Langkah ini tidak hanya memberikan kepastian dan transparansi bagi pasien, tetapi juga memastikan standar kualitas pelayanan medis tetap terjaga tanpa terbebani inefisiensi operasional.

Strategi Bertahan di Era Ketidakpastian
Dalam sambutannya, dr. Widowati menekankan bahwa adaptasi terhadap teknologi dan sistem manajemen keuangan adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi bagi rumah sakit saat ini.

“Kami datang ke RS Muhammadiyah Lamongan dengan niat tulus untuk ngangsu kaweruh (menimba ilmu). Penerapan UCS merupakan sebuah keniscayaan agar rumah sakit tetap mampu bertahan (survive) dan kompetitif dalam memberikan pelayanan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity),” ujar dr. Widowati.

Gayung bersambut, Direktur RSM Lamongan, dr. M. Asro Abdih Y, Sp.U., M.B.A., menyatakan keterbukaan pihaknya dalam berbagi pengalaman teknis kepada sesama institusi kesehatan.

“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman melalui sharing session ini. RSML siap memberikan pendampingan, bahkan mengawal prosesnya hingga sistem UCS benar-benar dapat terimplementasi secara mandiri di RSI Fatimah Banyuwangi,” tegas dr. Asro.

Observasi Lapangan
Setelah sesi formal dan diskusi mendalam, agenda dilanjutkan dengan observasi lapangan. Rombongan dari Banyuwangi diajak meninjau langsung praktik riil penerapan UCS dalam alur pelayanan pasien sehari-hari di RSML, mulai dari integrasi data hingga pelaporan keuangan.

Sinergi ini diharapkan menjadi pijakan bagi kedua rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih transparan dan efisien, demi memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (bagus pribadi)

 

Tinggalkan Balasan

Search