Pesan Kiai Rifqi di Acara Bukber Warga Nelayan Muhammadiyah Paciran

Pesan Kyai Rifqi Gelar di Acara Bukber Warga Nelayan Muhammadiyah Paciran
www.majelistabligh.id -

Suasana masjid Nadwatul Islam Paciran Lamongan di kawasan perkampungan nelayan Sukunan menjadi ramai dan dipadati jamaah. Sekitar 500 warga persyarikatan Muhammadiyah berduyun-duyung mengikuti kegiatan Kajian Ramadan dan Buka Bersama (Bukber).

Kajian Ramadan dan Bukber berlangsung hari Selasa (10/3/2026) yang diselenggarakan takmir Masjid Nadwatul Islam Sukunan. Kegiatan menghadirkan KH. M. Rifqi Rosyidi, Lc. M.Ag. (Mudir Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran)

Acara dibuka pukul 16.30 WIB oleh Suprio Amirudin, ST. (Wakil Sekretaris Takmir) selaku pembawa membuka kegiatan. Selanjutnya acara inti kajian Ramadan jelang berbuka dengan mengambil tema “Menjemput Berkah Ramadan dengan Iman dan Kebersamaan” disampaikan KH. M. Rifqi Rosyidi, Lc. M.Ag.

Mengawali ceramahnya, Kiai Rifqi, membagi tema yang diangkat berdasarkan kota kata, “Di bulan Ramadan terdapat berkah di dalamnya, penguatan keimanan dan melahirkan kebersamaan,” jelas pria alumni Al Azhar Cairo Mesir.

Selanjutnya Kiai Rifqi, demikian panggilan akrabnya, menjelaskan, istilah Ramadan Mubarak yang memberikan keberkahan adalah Allah dan sudah dikondisikannya. Keberkahan merupakan kebaikan yang berkembang dan terus menerus yang pengaruhnya sampai kiamat.

“Jadi keberkahan yang melekat pada seseorang sepanjang hayatnya, maknanya kebiasaan baik selama Ramadan akan berlanjut di luar bulan Ramadan. Perintah puasa di bulan Ramadan dapat menghapus dosa selama setahun sebagi bentuk keberkahan,” pungkasnya.

Mudir Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran itu menjelaskan, keberkahan juga berkaitan dengan keimanan atau pembaharuan iman sebagaimana Rasulullah bersabda: Jaddidu Imanakum (جَدِّدُوا إِيمَانَكُمْ) berarti “perbaharuilah iman kalian”.

Termasuk contoh-contoh amalan yang dianjurkan Rasululllah selama bulan Ramadan, seperti; berbagi takjil; man fathara sha’iman (مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا) atau Ifthar Shaim. Orang yang berbagi takjil akan mendapatkan pahala setara dengan orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikitpun.

Dalam kesempatan lain, Ali Efendi, M.Pd., Ketua Takmir menyampaikan, “Syukur Alhamdulillah acara Kajian dan Bukber terlakasana dengan lancar. Terima kasih kepada panitia yang telah menyiapkan sejak pagi hingga sore dan warga persyarikatan di Sukunan yang turut mendukung suksesnya acara hari ini” jelasnya.

“Panitia menyediakan 500 bungkus menu gule kambing, es, buah-buahan, dan aneka jajanan tradisional. Insya Allah cukup dan semuanya mendapat bagian untuk berbuka. Semoga acara sore ini mendapatkah berkah dari Allah dan mempererat kebersamaan antar warga Sukunan dan sekitarnya,” pungkasnya.

Selesai acara tausiyah ditutup dengan doa, berbuka awal, dan melaksakan salat magrib berjamah. Dilanjutkan pembagian konsumsi untuk jamaah dan ramah tamah antara panitia, takmir dengan Kyai Rifqi. Acara Kajian dan Bukber berjalan dengan lancar dan tertib sesuai dengan rencana. (ali efendi)

 

Tinggalkan Balasan

Search