Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim Siapkan 1.854 Titik Lokasi Salat Idulfitri

www.majelistabligh.id -

Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur memastikan kesiapan penyelenggaraan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447H yang jatuh pada Hari Jumat, 20 Maret 2026. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 1.854 titik lokasi telah disiapkan. Jumlah itu meningkat signifikan dibanding tahun lalu.

Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, Abdul Basith, Lc., M.Pd.I. mengungkapkan bahwa tahun ini tercatat sebanyak 1.854 titik lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 1.778 titik.

“Alhamdulillah, ada penambahan titik dakwah kita tahun ini. Dari 1.778 di taun 2025 menjadi 1.854 lokasi se-Jawa Timur di tahun 2026. Ini menunjukkan infrastruktur dakwah Muhammadiyah semakin luas merangkul jamaah hingga ke akar rumput,” kata Abdul Basith, Kamis (19/3/2026).

Dari data Majelis Tabligh PWM Jatim, terjadi tren peningkatan titik pelaksanaan salat Idulfitri di Jawa Timur. Pada hari raya Idulfitri tahun 2024 lalu, jumlahnya sebanyak 1.547 titik. Meningkat tajam pada tahun 2025 sebanyak 1.778 titik. Dan pada tahun 2026 ini meningkat lagi menjadi 1.854 titik.

Dosen UMSURA itu menambahkan, peningkatan titik lokasi ini mencakup lapangan terbuka, halaman masjid, hingga fasilitas publik yang telah dikoordinasikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di 38 Kabupaten/Kota kepada pihak-pihak terkait. Majelis Tabligh juga telah memastikan ketersediaan imam dan khatib yang akan menyampaikan pesan-pesan Idulfitri yang menyejukkan dan mencerahkan.

Himbauan Terkait Perbedaan Pelaksanaan

Sementara itu, menanggapi potensi perbedaan penentuan tanggal 1 Syawal 1447H, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., memberikan himbauan khusus agar ukhuwah Islamiyah tetap menjadi prioritas utama.

  1. Saling Menghormati: Perbedaan adalah hal yang lumrah dalam ijtihad fikih. Pihaknya menghimbau seluruh warga Muhammadiyah dan umat Islam secara umum untuk tetap menjaga kerukunan, saling menghormati, dan tidak memicu perdebatan yang tidak perlu di media sosial maupun di lingkungan fisik.
  2. Fokus pada Esensi Ibadah: Keutamaan Idul Fitri adalah kembali kepada fitrah dan memperkuat silaturahmi. Perbedaan hari jangan sampai mengurangi kekhusyukan ibadah dan kegembiraan merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa.
  3. Kesiapan Pelaksanaan: Muhammadiyah Jawa Timur menyatakan telah siap 100 persen untuk melaksanakan Sholat Idulfitri pada Jumat pagi sesuai dengan pedoman Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Insya Allah, seluruh jajaran panitia di 1.854 titik tersebut sudah siap melayani jamaah. Mari kita laksanakan Salat Id dengan tertib, khidmat, dan tetap menjaga kebersihan lokasi setelah digunakan,” harapnya. || munahar

Tinggalkan Balasan

Search