Ponorogo Borong Dua Kejuaraan Nasional di Ajang CRM Award VI PP Muhammadiyah 2025

Ponorogo Borong Dua Kejuaraan Nasional di Ajang CRM Award VI PP Muhammadiyah 2025
www.majelistabligh.id -

Ponorogo kembali mencatat sejarah dalam dunia dakwah dan pengembangan cabang–ranting Muhammadiyah. Pada gelaran Cabang Ranting dan Masjid (CRM) Award VI Tahun 2025 yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ponorogo sukses memborong dua gelar juara nasional sekaligus.

Dalam ajang bergengsi tersebut, Masjid Baitul Mukhlisin meraih Juara 1 Kategori Masjid Unggulan sedangkan PCM Ponorogo Kota berhasil menyabet Juara 1 Kategori Cabang dan Ranting Unggulan.

Capaian ini mengukuhkan Ponorogo sebagai salah satu daerah dengan ekosistem dakwah paling aktif, inovatif, dan berdampak di tingkat nasional.

Ponorogo Borong Dua Kejuaraan Nasional di Ajang CRM Award VI PP Muhammadiyah 2025
Masjid Baitul Mukhlisin sebagai juara 1 Masjid Unggulan. (ist)

Masjid Baitul Mukhlisin dipuji karena konsistensi aktivitas jamaah, tata kelola profesional, hingga inovasi pelayanan sosial. Sementara PCM Ponorogo Kota menonjol berkat penguatan organisasi, pemberdayaan ranting, serta program sosial-keagamaan yang mampu menjangkau masyarakat secara luas.

Dibanjiri Ucapan Selamat dari Berbagai Daerah

Prestasi ganda Ponorogo ini langsung memicu gelombang ucapan selamat di media sosial.
Netizen Alif Sugiarto menuliskan, “Selamat untuk Ponorogo meraih prestasi bergengsi di tingkat nasional.”
Komentar senada juga datang dari akun Suhamatika yang menambahkan, “Ponorogo semakin berkemajuan.”

Ragam ucapan tersebut menunjukkan, keberhasilan Ponorogo bukan hanya kebanggaan lokal, tetapi juga inspirasi bagi warga Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Indonesia.

PWM Jawa Timur Turut Memberikan Apresiasi

Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Dr. KH. Sholihin Fanani, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian PCM Ponorogo Kota dan Masjid Baitul Mukhlisin.

“Selamat untuk Ponorogo. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk berpacu meningkatkan layanan kepada masyarakat melalui berbagai ragam dakwah,” ujarnya.

Abah Shol, panggilan akrabnya juga menekankan pentingnya memperkuat berbagai lini aktivitas dakwah.
“Lewat pendidikan, kajian, sisi masyarakat—monggo semua ditingkatkan,”imbuhnya sembari berharap Ponorogo terus menjadi model pengembangan cabang, ranting, dan masjid yang maju dan memberdayakan.

Momentum Penguatan Dakwah di Tingkat Akar Rumput

Ajang Masjid Award VI merupakan penghargaan bergengsi yang mengapresiasi cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah paling unggul dari seluruh Indonesia. Ponorogo yang berhasil membawa pulang dua gelar sekaligus menunjukkan, model pengelolaan dakwah berbasis komunitas yang terintegrasi mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Ponorogo kini semakin diperhitungkan sebagai pusat gerakan progresif Muhammadiyah di Jawa Timur. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran cabang, ranting, dan masjid dalam menjawab kebutuhan umat di era yang terus berkembang. (m roissudin)

Tinggalkan Balasan

Search