Kabar duka menyelimuti Tanah Air setelah prajurit TNI, Praka Fachrizal Ramdhan, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas negara dalam misi perdamaian dunia. Ia gugur sebagai bagian dari kontingen Indonesia yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Peristiwa ini sekaligus menambah daftar duka, karena dua prajurit TNI lainnya juga dikonfirmasi turut gugur dalam insiden tersebut.
Ucapan belasungkawa datang dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Ia menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para prajurit yang dinilai telah menunjukkan pengabdian luar biasa dalam menjalankan misi kemanusiaan di tingkat global. Menurutnya, gugurnya para prajurit merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.
Dalam pernyataannya, Muhammadiyah menegaskan bahwa almarhum Praka Fachrizal Ramdhan merupakan bagian dari keluarga besar Muhammadiyah. Dedikasi, keberanian, serta ketulusan almarhum dalam menjalankan tugas dinilai sebagai cerminan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang selama ini dijunjung tinggi oleh persyarikatan.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami turut berduka cita yang mendalam atas gugurnya para prajurit terbaik bangsa. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, mengampuni dosa-dosanya, dan menempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan Muhammadiyah.
Lebih lanjut, Muhammadiyah juga menyampaikan doa dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Diharapkan keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Kehilangan ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh institusi TNI, Muhammadiyah, dan seluruh rakyat Indonesia.
Gugurnya tiga prajurit dalam misi perdamaian dunia menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa seringkali menuntut pengorbanan tertinggi. Para prajurit tersebut dikenang sebagai syuhada bangsa yang telah menunjukkan teladan cinta tanah air, keberanian, dan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Generasi muda Indonesia pun diharapkan dapat meneladani semangat pengabdian tersebut sesuai bidang masing-masing demi kemajuan bangsa. (m roissudin)
