Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan FIK UMSurabaya Adakan Pengabdian Internasional di Malaysia

Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan FIK UMSurabaya Adakan Pengabdian Internasional di Malaysia
www.majelistabligh.id -

Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (FIK UMSurabaya) terus memperluas kiprah akademik dan pengabdian masyarakat ke tingkat global. Tim pengabdian internasional melaksanakan kegiatan bertema “Deteksi Dini Pertumbuhan untuk Mengidentifikasi Malnutrisi”, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di Sanggar Belajar Muhammadiyah Kepong, Kuala Lumpur, Malaysia, dan dipimpin oleh Fulatul Anifah, dosen Prodi S1 Kebidanan FIK UMSurabaya. Pengabdian ini diikuti oleh 30 murid berusia 7 hingga 13 tahun, yang merupakan bagian dari komunitas pendidikan diaspora Indonesia di Malaysia.

“Kegiatan ini difokuskan untuk melakukan skrining pertumbuhan anak melalui pengukuran tinggi badan, berat badan, serta penghitungan status gizi berdasarkan standar WHO. Dengan deteksi dini, kondisi malnutrisi dapat ditemukan lebih awal sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujar Fulatul Anifah.

Selain pemeriksaan pertumbuhan, anak-anak juga diberikan edukasi penting mengenai makanan bergizi, pola makan seimbang, serta kebiasaan hidup sehat untuk mendukung tumbuh kembang optimal.

“Deteksi dini pertumbuhan bukan hanya soal angka, tetapi merupakan upaya memastikan setiap anak memiliki kesempatan tumbuh sehat dan optimal. Kegiatan ini juga membangun kesadaran anak-anak untuk peduli pada kesehatannya sendiri,” tandasnya.

Pengabdian ini menjadi bentuk implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi dan komitmen Universitas Muhammadiyah Surabaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk pada komunitas internasional.

Salimah selaku suru di Sekolah SB Kepong ini menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para siswa untuk bisa memahami bagaimana bisa memilih makanan yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia di Malaysia, dapat memahami pentingnya pemantauan pertumbuhan dan gizi untuk mencegah masalah malnutrisi sejak dini, sehingga mendukung terbentuknya generasi yang lebih sehat dan cerdas. (fulatul anifah)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search