Ribuan santri dari berbagai daerah bersiap memadati Masjid Istiqlal, Jakarta, untuk memanjatkan doa bersama demi keselamatan, kemajuan, dan kedamaian bangsa. Kegiatan bertajuk “Munajat Santri untuk Negeri“ ini sekaligus menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Santri 2026 yang dihelat pada Jumat malam (30/10/ 2026).
Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata bakti kaum santri kepada bangsa dan negara.
“Munajat Santri untuk Negeri adalah doa santri untuk kebaikan bangsa sekaligus wujud bakti nyata. Para santri ingin menghadirkan doa-doa terbaik agar Indonesia senantiasa diberi keselamatan, kedamaian, dan keberkahan,” ujar Basnang di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Selain mendoakan kebaikan umum bagi bangsa, munajat ini juga menjadi wadah empati bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Basnang berharap musibah tersebut segera teratasi dan para korban diberikan ketabahan.
“Munajat ini juga merefleksikan empati santri atas musibah karhutla yang terjadi di berbagai tempat di Kalimantan dan Sumatra. Kami mendoakan agar bencana ini segera teratasi dan saudara-saudara kita yang terdampak diberikan kekuatan, kesehatan, serta kemudahan,” imbuhnya.
Rangkaian Acara
Acara akbar ini akan dimulai pukul 18.00 WIB dengan peluncuran (launching) sejumlah program pesantren, yang dilanjutkan dengan istighosah dan Salat Isya berjemaah.
Acara puncak dimulai pukul 20.05 WIB dengan agenda Pidato Kebudayaan oleh Ketua Umum PBNU, KH Abdul Hakim Mahfudz, serta sambutan dari Menteri Agama, Nasaruddin Umar.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah pembacaan surat dari santri untuk Presiden. Rangkaian acara kemudian akan dilanjutkan dengan taklimat dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan ditutup secara resmi melalui Malam Inaugurasi Ditjen Pesantren.
Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung di Masjid Istiqlal, Kemenag menyediakan fasilitas siaran langsung melalui kanal YouTube Pesantren Kemenag. Informasi lebih lanjut mengenai acara ini dapat diakses melalui akun media sosial resmi @pesantrenkemenag.
