PusdiklatMu Perkuat Ketangguhan Kepemimpinan Nasional

PusdiklatMu Perkuat Ketangguhan Kepemimpinan Nasional
www.majelistabligh.id -

Pusat Pendidikan dan Latihan Muhammadiyah (PusdiklatMu) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan nasional melalui pelatihan High Impact Leader and Manager Batch IV.

Dihadiri peserta dari berbagai daerah, kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Rohan, Yogyakarta, dirancang untuk membekali para pemimpin dengan strategi mengelola organisasi dan menghadapi dinamika perubahan.

Hingga saat ini, program unggulan PusdiklatMu tersebut telah melahirkan lebih dari 100 alumni dari pelbagai sektor, mulai dari pimpinan sekolah, perguruan tinggi, badan usaha, hingga perusahaan swasta, baik di dalam maupun di luar lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. Tingginya antusiasme peserta mempertegas besarnya kebutuhan pengembangan kompetensi kepemimpinan di Indonesia.

Dalam amanatnya, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, menekankan pentingnya ketangguhan kepemimpinan (leadership resilience). Menurutnya, seorang pemimpin tak cukup sekadar memiliki visi, melainkan harus tangguh menghadapi tantangan, menjaga konsistensi, dan memastikan tim bergerak mencapai sasaran.

“Ada tanggung jawab yang sifatnya personal dan kolektif. Karena itu, pemimpin harus mampu mendesain sistem kerja yang terstruktur dan membangun budaya organisasi yang kuat agar keberlangsungan lembaga tidak bergantung pada sosok tertentu,” tegas Hilman.

Ia menambahkan, visi besar organisasi harus diterjemahkan ke dalam rencana kerja konkret seperti penyusunan peta jalan (roadmap), penetapan target tahunan, dan prioritas program. Selain itu, kemampuan beradaptasi dan berinovasi perlu dibarengi dengan investasi pengembangan SDM serta perencanaan anggaran yang matang.

Hilman juga mengingatkan agar keterbatasan anggaran tidak mematikan kreativitas. Pemimpin yang adaptif harus mampu merumuskan program secara jelas, menunjukkan nilai manfaatnya, dan membangun kemitraan strategis. “Jangan sampai berpikir uang adalah segala-galanya hingga menutup ruang kreativitas,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PusdiklatMu, Sarjilah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para peserta. Kehadiran peserta dari luar Yogyakarta menjadi dorongan bagi PusdiklatMu untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan dan memperluas jangkauan manfaatnya. Ia memastikan program ini akan berlanjut ke angkatan berikutnya.

Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian pelatihan interaktif yang memadukan teori dan simulasi praktis, antara lain:

  • LEGO Leadership Simulation: Eksplorasi dinamika kepemimpinan dan tata kelola organisasi melalui media simulasi visual.
  • Building High Performance Team: Penguatan kerja sama tim berbasis kepercayaan, rasa memiliki, dan tanggung jawab kolektif.
  • Change Leadership Simulation & Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Strategi mengawal perubahan serta merumuskan kebijakan yang terukur.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyusunan Personal Leadership Blueprint dan Individual Action Plan. Dua panduan instrumen ini disiapkan agar setiap peserta dapat menerapkan langkah konkret pengembangan diri dan organisasi di tempat kerja masing-masing. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search