PWM Kaltim Kirim Relawan ke Aceh, Teguhkan Dakwah Kemanusiaan Islam Berkemajuan

PWM Kaltim Kirim Relawan ke Aceh, Teguhkan Dakwah Kemanusiaan Islam Berkemajuan
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur secara resmi melepas pengiriman Relawan Muhammadiyah ke Aceh dalam sebuah acara yang digelar di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Timur, Jalan KH. Siradj Salman, Samarinda, Sabtu (31/1/2026). Pelepasan relawan ini dipimpin langsung oleh Ketua PWM Kaltim, disaksikan Sekretaris PWM Kaltim, para Wakil Ketua PWM Kaltim, serta Ketua LazisMu Kaltim dan LRB (MDMC) Kaltim beserta jajaran.

Pengiriman relawan tersebut merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah Kalimantan Timur dalam menjalankan dakwah kemanusiaan (dakwah bil-hal) serta memperkuat peran Persyarikatan dalam merespons persoalan kebencanaan dan kemanusiaan di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Ketua PWM Kaltim KH Siswanto menegaskan,  keberangkatan relawan ke Aceh bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi merupakan manifestasi nilai-nilai ideologi Muhammadiyah, khususnya spirit teologi Al-Ma’un yang menekankan keberpihakan kepada kaum lemah, korban bencana, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Relawan Muhammadiyah yang hari ini diberangkatkan membawa nama Persyarikatan, membawa nilai Islam Berkemajuan, dan membawa pesan bahwa Muhammadiyah selalu hadir untuk umat dan bangsa, di mana pun dan kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, Aceh memiliki makna strategis dan historis bagi Muhammadiyah dan bangsa Indonesia. Selain dikenal sebagai daerah yang religius dan kuat dalam nilai keislaman, Aceh juga memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai krisis kemanusiaan dan kebencanaan. Oleh karena itu, pengiriman relawan ini, selain sebagai utamanya penugasan dan pengkhidmatan, juga dimaksudkan sebagai ruang pembelajaran, penguatan kapasitas, dan kaderisasi lapangan bagi relawan Muhammadiyah Kalimantan Timur.

Sekretaris PWM Kaltim, H. Amir Hady, dalam kesempatan yang sama menyampaikan, relawan yang dikirim telah melalui proses koordinasi dan pembekalan, serta akan bersinergi dengan jejaring Muhammadiyah di Aceh, termasuk unsur MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) dan amal usaha Muhammadiyah pusat dan setempat.

“Kami berharap para relawan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik Persyarikatan, serta menjunjung tinggi nilai profesionalitas, keikhlasan, dan kerja kolektif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LazisMu Kalimantan Timur menyampaikan, LazisMu turut berperan dalam mendukung misi kemanusiaan ini, baik dari aspek pengelolaan dana umat, logistik, maupun penguatan program-program sosial yang akan dijalankan relawan di lokasi tujuan.

“Ini adalah bukti bahwa dana umat yang dititipkan melalui LazisMu dikelola secara amanah dan diarahkan untuk kemaslahatan yang nyata. Relawan adalah ujung tombak dari amanah itu,” kata Ketua LazisMu Kaltim.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara PWM, LazisMu, dan MDMC serta unsur organisasi otonom Muhammadiyah menjadi kunci penting dalam memperkuat peran Persyarikatan di bidang kemanusiaan.

Ketua LRB/MDMC PWM Kaltim menyampaikan, relawan yang dikirim  akan bekerja dalam sistem komando dan standar operasional MDMC Muhammadiyah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap aksi kemanusiaan dilakukan secara terukur, aman, dan bertanggung jawab.

“MDMC bukan kerja spontan, tetapi kerja sistematis. Karena itu relawan Muhammadiyah harus disiplin, solid, dan mampu bekerja lintas sektor,” jelasnya.

Sementara itu, para relawan yang dilepas menyatakan kesiapan mereka untuk menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab. Selain membantu masyarakat, mereka juga membawa misi untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di daerah asal melalui transfer pengetahuan dan pengalaman setelah kembali ke Kalimantan Timur.

Acara pelepasan berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kebersamaan. Selain doa, para pimpinan PWM Kaltim juga memberikan pesan moral kepada para relawan agar senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta menjadikan setiap aktivitas sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT.

Pengiriman relawan Muhammadiyah PWM Kaltim ke Aceh ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang dilayani, tetapi juga menjadi peneguh identitas Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah, tajdid, dan kemanusiaan yang senantiasa berpihak pada nilai keadilan, kemanusiaan, dan kemaslahatan umat.

Dengan langkah ini, PWM Kaltim kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari gerakan Muhammadiyah nasional yang aktif, responsif, dan solutif, serta terus berkontribusi nyata dalam membangun solidaritas kebangsaan dan kemanusiaan dari daerah untuk Indonesia.(ay.1)

Tinggalkan Balasan

Search