Allah SWT menunjukkan langsung pada ayat berikut sosok manusia yang pongah dengan harta yang dimilikinya.
Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, kaum yang memiliki kekayaan tetapi dia berlaku zalim terhadap mereka, yaitu tidak memiliki prikemanusiaan pada sesama. Padahal Allah telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang berlimah, bahkan kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat.
Ayat ini sebagai pelajaran bagi orang-orang yang memiliki jiwa sosial dalam kehidupan.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِنَّ قَا رُوْنَ كَا نَ مِنْ قَوْمِ مُوْسٰى فَبَغٰى عَلَيْهِمْ ۖ وَاٰ تَيْنٰهُ مِنَ الْكُنُوْزِ مَاۤ اِنَّ مَفَا تِحَهٗ لَـتَـنُوْۤاُ بِا لْعُصْبَةِ اُولِى الْقُوَّةِ اِذْ قَا لَ لَهٗ قَوْمُهٗ لَا تَفْرَحْ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِيْنَ
“Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, tetapi dia berlaku zalim terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya, “Janganlah engkau terlalu bangga. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang membanggakan diri.“”
(QS. Al-Qasas 28: Ayat 76)
Kandungan Ayat
1. Qarun yang zalim ; “Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, tetapi dia berlaku zalim terhadap mereka
2. Qarun dan harta ; dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat.
3. Qarun dan kesombongannya ; (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya, “Janganlah engkau terlalu bangga. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang membanggakan diri.””
Ibroh (Pelajaran yang dapat di ambil )
> Fenomena zaman, banyak manusia menumpuk harta yang berlimpah dari hasil mencuri dari kekayaan negaranya.
> Hidup serba pongah bergelimang harta, bermegah-megahan dalam kehidupannya pasahal hasil dari koropsi.
> Qarun masa kini adalah Qarun yang berdasi, bangga dengan hasil korupsi dan tidak manusiawi.
Catatan ;
1. Kepongahan akan tenggelam dengan dirinya sendiri.
2. Harta akan menjadi kuburan bagi orang yang berbangga-bangga diri.
3. Harta yang menjadikan pemiliknya pelit akan menjadikan jauh dari Tuhan yang Maha Suci.
Do’a
——-
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اَلَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَاۤ اِنَّنَاۤ اٰمَنَّا فَا غْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَقِنَا عَذَا بَ النَّا رِ
“(Yaitu) orang-orang yang berdoa, “Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka.””
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 16)
