Himpunan Santri Al Fattah (HISFA) Sidoarjo sukses menyelenggarakan kegiatan Leadership Basic Training (LBT) 2025 pada tanggal 25–29 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian materi kepemimpinan dan keorganisasian yang diisi oleh para alumni Pondok Pesantren Al Fattah yang berpengalaman dalam organisasi HISFA.
Adapun para pemateri LBT 2025 yaitu:
– Keorganisasian oleh Ust. Ahmad Al Farizi, S.Pd., M.Pd.
– Problem Solving oleh Ust. Ferdy Rahmat Dianova, S.Pd.
– Manajemen oleh Ust. Teguh Abdillah, S.Pd., M.Pd.
– Administrasi oleh Usth. Luluk Hikmawati, S.Pd.
– Leadership oleh Usth. Aninda Tri Safinatun Najah, S.Pd, M.Pd.
Kegiatan HISFA putra diawali pada 25–26 September dengan perjalanan menuju Pondok Pesantren Al Fattah 02 Ngantang, Malang. Sebelum tiba di lokasi, mereka terlebih dahulu menikmati serunya rafting di Kasembon Rafting. Suasana gembira dan antusias tampak mewarnai wajah para peserta, karena pengalaman ini menjadi salah satu momen paling berkesan.
Setelah rafting, HISFA putra melanjutkan kegiatan dengan materi terakhir yakni Leadership bersama Usth. Aninda Tri Safinatun Najah, S.Pd., M.Pd. Penyampaian materi berlangsung komunikatif dan inspiratif. Keesokan harinya, pada 26 September pagi, HISFA putra melakukan pendakian ke Puncak Srege Ngantang, Malang, sebelum kembali ke Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo.
Sementara itu, HISFA putri menjalani rangkaian kegiatan yang sama pada 26–27 September. Mereka berangkat menuju Pondok Pesantren Al Fattah 02 Ngantang, Malang, mengikuti materi, rafting, hingga mendaki.
Ketua HISFA Putri, Dinar Putri Azzahra, mengungkapkan kegembiraannya.
“Kegiatan LBT ini seru sekali, apalagi ada rafting dan mendaki. Selain mendapatkan ilmu dari pemateri-pemateri luar biasa, kami juga bisa merasakan olahraga fisik yang menyenangkan. Ini benar-benar pengalaman yang berkesan,” ujarnya.
Acara LBT HISFA 2025 kemudian akan ditutup pada 29 September di Pondok Pesantren Al Fattah Sidoarjo. Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya mendapatkan bekal ilmu kepemimpinan dan organisasi, tetapi juga pengalaman kebersamaan yang memperkuat semangat persaudaraan dan jiwa kepemimpinan mereka. (bilqis qurrati ayun)
