Raih Keberkahan dengan Sedekah di Bulan Ramadan

www.majelistabligh.id -

*)Oleh: Nurkhan
Kepala MI Muhammadiyah 2 Campurejo Panceng Gresik

 

Sedekah di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar. Berikut adalah beberapa poin yang menjelaskan keutamaan sedekah di bulan suci ini:

1. Pahala yang Berlipat Ganda

Sedekah di bulan Ramadan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Setiap kebaikan yang dilakukan di bulan ini memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Allah SWT berfirman:
﴿مَثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ﴾
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 261).

Rasulullah SAW bersabda:
*«الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ»*

“Sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.”
(HR. Tirmidzi, No. 614, Hadits Hasan).

2. Mendapatkan Ampunan Dosa

Sedekah dapat menjadi sarana untuk menghapus dosa-dosa. Di bulan Ramadan, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang bertaubat dan berbuat kebaikan.

Rasulullah SAW bersabda:
«الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ»

Sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.”*
(HR. Tirmidzi, No. 614, Hadits Hasan).

3. Mendekatkan Diri kepada Allah

Sedekah adalah bentuk ketaatan dan kepedulian terhadap sesama. Dengan bersedekah, kita menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Nabi SAW bersabda:
«صَنَائِعُ الْمَعْرُوفِ تَقِي مَصَارِعَ السُّوءِ، وَصَدَقَةُ السِّرِّ تُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ»
“Perbuatan baik (sedekah) akan melindungi dari kematian yang buruk, dan sedekah secara rahasia akan memadamkan murka Allah.” (HR. Tirmidzi)

4. Membantu Orang yang Berpuasa

Bersedekah kepada orang yang berpuasa, terutama untuk berbuka puasa, memiliki keutamaan khusus.

Rasulullah SAW bersabda:

«مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا»

Barangsiapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.
(HR. Tirmidzi, No. 807, Hadits Hasan).

5. Meningkatkan Rasa Empati dan Kepedulian

Ramadan mengajarkan kita untuk merasakan penderitaan orang lain, terutama mereka yang kurang mampu. Dengan bersedekah, kita turut meringankan beban sesama dan menumbuhkan rasa empati.

Firman Allah SWT:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنفِقُوا مِن طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِآخِذِيهِ إِلَّا أَن تُغْمِضُوا فِيهِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu infakkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya kecuali dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya, Maha Terpuji.” (QS. Al-Baqarah: 267)

Sabda Nabi SAW:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ

“Barang siapa yang melepaskan kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesusahannya pada hari kiamat.” (HR.Muslim, No. 2586)

6. Mendapatkan Keberkahan Rezeki

Sedekah tidak mengurangi harta, justru mendatangkan keberkahan.
Allah SWT berfirman:

﴿مَثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ﴾

Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.”*
(QS. Al-Baqarah: 261).

7. Menyucikan Harta dan Jiwa

Sedekah membersihkan harta dari hak orang lain yang mungkin ada di dalamnya, seperti zakat. Selain itu, sedekah juga menyucikan jiwa dari sifat kikir dan cinta dunia.

Allah SWT berfirman:
﴿خُذۡ مِنۡ أَمۡوَٰلِهِمۡ صَدَقَةٗ تُطَهِّرُهُمۡ وَتُزَكِّيهِم بِهَا﴾

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.”
(QS. At-Taubah: 103)

8. Mendapatkan Perlindungan di Hari Kiamat

Sedekah akan menjadi naungan bagi pelakunya di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda:

«كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَّاسِ»

Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya hingga diputuskan perkara di antara manusia.”*
(HR. Ahmad, No. 16811, Hadits Shahih)

9. Mendatangkan Kebahagiaan

Memberi sedekah tidak hanya membahagiakan penerima, tetapi juga memberi kebahagiaan dan ketenangan bagi pemberinya.
Allah SWT berfirman:

﴿ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُم بِٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ سِرّٗا وَعَلَانِيَةٗ فَلَهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ﴾
“Orang-orang yang menginfakkan hartanya di malam dan di siang hari, secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”*
(QS. Al-Baqarah: 274).

10. Meneladani Rasulullah SAW

Rasulullah SAW dikenal sebagai orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya meningkat di bulan Ramadan. Meneladani beliau dalam bersedekah adalah bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA:

«كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ»

“Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya meningkat di bulan Ramadan ketika Jibril menemuinya. Jibril menemuinya setiap malam di bulan Ramadan untuk mengajarkan Al-Qur’an. Rasulullah SAW lebih dermawan daripada angin yang berhembus.”
(HR. Bukhari, No. 1902, Hadits Shahih).

Dengan memahami keutamaan sedekah di bulan Ramadhan, semoga kita termotivasi untuk lebih banyak berbagi dan membantu sesama, serta meraih keberkahan dan ridha Allah SWT. (*)

Tinggalkan Balasan

Search