Rakor Aisyiyah dan IGABA se-Karesidenan Pekalongan, Membangun Generasi Hebat di Era Digital

Rakor Aisyiyah dan IGABA se-Karesidenan Pekalongan, Membangun Generasi Hebat di Era Digital
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Pemalang bersama Nasyiatul Aisyiyah dan Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) se-Karesidenan Pekalongan menggelar Rapat Koordinator Pimpinan Daerah (Rakorpimda) di Kabupaten Pemalang, Ahad, 13 Syakban 1447 H / 1 Februari 2026. Rakor mengangkat tema “Perempuan Berkemajuan Membangun Generasi Hebat di Era Digital”.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan IGABA dari seluruh daerah se-Karesidenan Pekalongan sebagai ajang silaturahmi, koordinasi, serta penguatan peran perempuan dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di era digital.

Ketua PDA Pemalang Hj Maesaroh menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya Rakor di Pemalang. Ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan menekankan pentingnya silaturahmi serta koordinasi antar daerah se-Karesidenan Pekalongan untuk saling belajar dan meningkatkan kapasitas masing-masing daerah.

“Melalui Rakor ini, kita harapkan terjadi pertukaran gagasan dan pengalaman agar Aisyiyah di setiap daerah semakin berkemajuan. Kami juga mohon doa untuk Kabupaten Pemalang yang baru saja memperingati HUT ke-541, semoga Pemalang semakin menyala, bercahaya, dan sejahtera sesuai tema HUT,” ujarnya.

Hj Maesaroh juga menyinggung kondisi Pemalang yang tengah menghadapi musibah, seraya menegaskan bahwa Aisyiyah harus menjadi komunitas yang gerak cepat dalam ikut serta menangani bencana, mulai dari penanganan, pemulihan, hingga memastikan kondisi masyarakat kembali aman.

Sementara itu, Ketua Koordinator Aisyiyah Karesidenan Pekalongan, Dra. Rita Rachmawati, MPd menegaskan, Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam berkemajuan harus mampu menyeimbangkan peran domestik dan publik. Menurutnya, keseimbangan tersebut menjadi kunci dalam membangun generasi yang hebat, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan era digital.

Ia juga mendorong agar PDA di setiap daerah dapat mensosialisasikan fikih kebencanaan hingga ke tingkat PCA dan PRA.

“Hal ini penting agar Aisyiyah siap menghadapi dan menangani musibah apa pun yang datang, tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam penguatan rohani dan mental, jelasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi Rakor oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang Sapto Suhendro. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan IGABA se-Karesidenan Pekalongan yang tetap mampu berpikir dan bekerja untuk keumatan meskipun daerah masing-masing sedang menghadapi bencana.

Sapto Suhendro juga menekankan, dalam menjalankan programnya, Aisyiyah perlu fokus pada dua hal penting, yakni mitigasi dan intimasi, agar tujuan organisasi dapat tercapai secara lebih maksimal. Rakor kemudian resmi dibuka dengan pembacaan basmalah.

Melalui Rakor ini, diharapkan Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan IGABA semakin solid, adaptif, serta mampu melahirkan langkah-langkah strategis dalam membangun generasi hebat dan berkemajuan di tengah tantangan era digital.(*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search