Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Lontar yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sambikerep Kota Surabaya terus memperkuat komitmen sosialnya melalui program berbagi kebutuhan pokok bertajuk Centelan. Program yang bermula pada masa pandemi COVID-19 ini kini ditingkatkan frekuensi pelaksanaannya dari satu kali menjadi dua kali dalam setahun.
Pelaksanaan terbaru program Centelan dilaksanakan pada Ahad (04/01/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan, melibatkan pengurus serta anggota PRA Lontar.
Ketua PRA Lontar, Munadiatul Jannah menyampaikan, program Centelan merupakan kelanjutan dari gagasan ketua PRA periode sebelumnya, almarhumah Ibu Ma’rifah. Pada awalnya, program ini dilaksanakan setahun sekali sebagai bentuk kepedulian sosial di masa pandemi. Seiring waktu, program tersebut dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.
“Saya melanjutkan program dari ketua PRA sebelumnya, almarhum Ibu Ma’rifah, hanya saja untuk frekuensinya saya tingkatkan menjadi dua kali dalam setahun,” tegas Munadiatul Jannah.
Kegiatan positif ini mendapat dukungan penuh dari Ketua PCA Sambikerep, Purwandari. Ia mengapresiasi pelaksanaan program Centelan yang menjadi pembuka tahun 2026 dengan aktivitas sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun baru 2026 ini diawali dengan kegiatan positif yang berdampak luas pada masyarakat sekitar, tidak hanya dalam lingkup Muhammadiyah,” ungkapnya.
Untuk menjaga keberlangsungan program, PRA Lontar secara rutin menggalang dana melalui Kaleng Infaq Centelan yang diedarkan pada setiap kegiatan pengajian ranting. Penggalangan dilakukan selama enam bulan sebelum pelaksanaan. Dana yang terkumpul berasal dari infaq anggota, kas Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS), serta donasi sukarela anggota, baik berupa uang maupun barang.
Setiap paket Centelan berisi kebutuhan pokok berupa beras setengah kilogram, minyak goreng seperempat liter, dua butir telur, tahu dan tempe ukuran jumbo, serta sayur dan bumbu dapur. Pada kesempatan tertentu, paket juga dilengkapi dengan mie instan dan garam, menyesuaikan ketersediaan.
Dalam pelaksanaannya, Ketua PRA Lontar bertanggung jawab langsung dalam proses pembelanjaan kebutuhan. Sementara itu, proses pengemasan dan distribusi dilakukan secara gotong royong oleh pengurus dan anggota. Kegiatan ini melibatkan Reni Nuraini, Nani Suprijati, Kusmiratun, Tatat Akhtiamah, Zubaidah, Sumiatun, Erlin Prasetijawati, dan Iin Aditya Sumarji.
“Dananya murni dari anggota, baik melalui kaleng infaq yang berjalan maupun donatur barang. Ada yang menyumbang uang, ada yang menyumbang sembako, semuanya kita jadikan satu,” jelas Munadiatul Jannah.
Melalui program Centelan, PRA ‘Aisyiyah Lontar berharap dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar sekaligus mempererat kebersamaan dan solidaritas antaranggota ‘Aisyiyah. (henny qurrota’Ayun)
