Peringatan milad terkadang hanya dirayakan sebagai seremonial belaka, namun seyogyanya sebagai gerakan mahasiswa maka perayaan milad haruslah dijadikan refleksi sekaligus aksi untuk kemajuan yang lebih dari sebelumnya
Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Al Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) adalah komisariat pemekaran dari PK IMM Stikes (Ibnu Anmafis) saat Musykom 2020, tepatnya tanggal 7 November 2020. Karena UM Lamongan sudah memiliki fakultas selain kesehatan (FSTP & FEB) di 2019. Untuk perkembangan dan efektifitas perkaderan maka saat PC IMM Kab. Lamomgan dijabat oleh Ali Mustain, pemekaran dilakukan.
Saat itu masih 17 personil, 7 bidang, dan penentuan nama serta spirit ditentukan. Nama Al Iskandariyah merujuk dua hal, pertama perpustakaan terbesar dalam sejarah, yakni perpustakaan Alexandriyah / Iskandariyah. Kedua nama raja yang saleh yakni Iskandar Zulqarnain , yang konon menguasai barat dan timur.
Logo timbangan adalah bermakna keseimbangan, diambil dari Surat Ar Rahman, yakni Mizan. Slogan “Berkarya Nyata, Lillahitaala” adalah spirit untuk terus ingat dan merupakan kesadaran agar terus menjadi mata air pegunungan bagi persyarikatan dan masyarakat.
Untuk filosofi nama, logo, dan lainnya dapat diperlajari di dokumen-dokumen Iskandariyah, baik hardfile maupun pada digital. Kali ini kami ingin menuliskan pada sisi yang lain, sebagai refleksi dan juga gerakan aksi kedepannya
Pertama harus ingat, perjalanan lima tahun adalah perjuangan yang tidak mudah, dinamika dan pengorbanan dilewati setiap periodesasi, hambatan dari internal, eksternal. Perusak yang mencoba memutus ikatan. Hambatan cobaan hidup kadang datang silih berganti, namun semua itu terlewati dan harus dijadikan spirit bahwa perjuangan tidak boleh berhenti
Kedua, perlu mengingat lagi grand design komisariat dibuat. Fondasi serta arah tujuan perlu diingat sebagai perenungan apakah masih dalam rule yang sama, apakah sudah melenceng. Sehingga spirit itu tetap konsisten hingga menjadi gerakan yang semakin masif
Ketiga, IMM adalah gerakan mahasiswa, gerakan dakwah, gerakan perkaderan, gerakan ilmu, dan gerakan sosial. Maka PK IMM Al Iskandariyah sedari awal mengambil peran itu dengan karya nyatanya. Oleh karena itu baik kader maupun alumni harus senantiasa mengingat itu agar semangat juang itu tidak hilang dan bisa saling sinergi untuk saling besar membesarkan
Keempat, jangan melupakan peran sebagai gerakan mahasiswa. Peran mahasiswa itu lebih dari hanya sekadar urusan akademik, ada perjuangan moral, keadilan dan juga idealisme yang harus dijaga dan ditegakkan
Kelima, jadikan organisasi sebagai ladang ibadah dan dakwah. Lelahmu, perjuanganmu dan proses perkembanganmu akan dicatat oleh Allah sebagai ibadah dan IMM adalah wadah untuk dakwah dalam menyebarkan nilai-nilai luhur
Keenam, Cintailah ikatan, karena dengan cinta kamu akan berjuang, dengan berjuang kamu akan menikmati pengorbanan, hingga nantinya akan ada kebahagiaan dan kebermaknaan saat menjani proses dinamika di organisasi
Ketujuh, tidak ada senioritas dan junioritas, semua memiliki peran masing-masing. Kader, pimpinan ,pengurus hingga alumni saling sinergi untuk besar membesarkan
Selanjutnya, yakni aksi nyata ke depannya adalah menciptakan karya karya baru yang lebih besar dari sebelumnya, maka jadikan 5 tahun perjalanan ini sebagai langkah untuk lebih berkembang lagi
Tantangan semakin berat, godaan pragmatisme, kesenangan semu, perusak ikatan, ketakutan, mentalitas, dan dunia digital hari ini telah menggerus generasi. Maka perlulah komitmen dan rasa memiliki serta kesadaran bahwa berjuang di IMM memang berat, namun ada kebermaknaan, hadiah, dan juga kebanggaan saat kita benar-benar tulus untuk kebaikan dan kebenaran
Perkaderan ke depan harus lebih kreatif, namun tidak melupakan esensi dan peran peran penting sebagai gerakan mahasiswa. Selamat milad komisariatku, selamat milad ikatanku, semoga berkah Rahmat Illahi melimpahi kader kader yang tulus ikhlas berjuang. (*)
