Dalam semangat ibadah di bulan suci Ramadan, SD Muhammadiyah 17 Surabaya menggelar kegiatan bertajuk Ramadan Ceria di Pondok Pesantren Al Fattah Banjarsari Buduran Sidoarjo pada Ahad-Senin (9-10/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan pondok pesantren kepada para siswa sekaligus mempererat tali silaturahim dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.
Sebanyak 82 siswa dari kelas 4 hingga 6 turut serta dalam kegiatan ini. Mereka disambut dengan hangat oleh pengurus dan santri Pondok Pesantren Al Fattah.

Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah 17 Surabaya Ahmad Munhamir, M.Pd selaku menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penerimaan yang luar biasa dari pihak pondok pesantren Al Fattah.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa kami untuk mengenal lebih dekat kehidupan di pondok pesantren. Harapan kami, melalui Ramadan Ceria ini, anak-anak dapat belajar nilai-nilai Islam, kemandirian, serta memperkuat akhlak mereka,” ujar Ahmad Munhamir.
Kegiatan Ramadan Ceria: Menyemarakkan Ramadan dengan Nilai Islami
Selama dua hari, para siswa mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan, seperti:
-
Materi Kepesantrenan – Para siswa mendapatkan wawasan tentang kehidupan di pesantren, mulai dari jadwal harian santri hingga bagaimana menyeimbangkan antara ibadah dan belajar.
-
Materi Media Sosial – Dalam sesi ini, para siswa diberikan pemahaman tentang bijak dalam menggunakan media sosial, bagaimana menyaring informasi, serta menjadikan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan kebaikan.
-
Tadarus Al-Qur’an – Para siswa tadarus bersama musa’id dari Pondok Pesantren Al Fattah.
-
Buka dan Sahur Bersama – Para siswa merasakan kebersamaan dalam momen buka dan sahur bersama. Selain itu, mereka juga dilatih untuk disiplin dalam kegiatan sehari-hari, seperti makan dan mencuci piring sendiri, sebagaimana tradisi santri.
-
Shalat Berjamaah dan Shalat Tarawih – Para siswa ikut serta dalam shalat berjamaah, baik shalat fardhu maupun shalat tarawih, guna memperkuat kecintaan terhadap ibadah di bulan Ramadan.
-
Senam Bersama dilanjut Shalat Dhuha – Para siswa melaksanakan senam bersama di pagi hari dan dilanjutkan shalat dhuha bersama di masjid.
Antusiasme dan Harapan di Masa Depan
Antusiasme para siswa terlihat jelas selama acara berlangsung. Banyak dari mereka yang merasa senang bisa mengenal lebih jauh kehidupan santri, bahkan beberapa menyatakan keinginan untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren.
Salah satu siswa, Bilqis Alifia Putri (kelas 4), mengungkapkan kegembiraannya, “Seru sekali! Saya jadi tahu bagaimana kehidupan santri. Ternyata menyenangkan dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, beberapa orang tua siswa juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini karena dapat memberikan pengalaman yang menginspirasi dan membangun karakter anak-anak mereka.
Dengan adanya kegiatan Ramadan Ceria ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari serta menumbuhkan kecintaan terhadap pendidikan berbasis pesantren.
Semoga kunjungan ini menjadi langkah awal bagi para siswa SD Muhammadiyah 17 Surabaya untuk terus meningkatkan ilmu agama dan membangun karakter yang lebih baik di masa depan. (bilqies qurrotie a)
