Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Majelis Tabligh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wonorejo, Cabang Blimbing Sukoharjo menggelar Pengajian Akbar Tarhib Ramadan di Masjid Agung Imam Syuhodo, Sabtu (14/2/2026) malam.
Pengajian yang dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan masyarakat se-Ranting Wonorejo tersebut menghadirkan Ustaz Drs. KH. Mulyono dari Pondok Pesantren Islam Al Mukmin Ngruki sebagai pembicara utama.
Ketua PRM Wonorejo, Fahmi Basyar MS, dalam sambutannya mengajak seluruh warga persyarikatan di Ranting Wonorejo untuk menyambut Ramadan dengan hati yang lapang dan penuh kegembiraan.
“Semoga bulan suci Ramadan benar-benar menjadi momentum untuk peningkatan keimanan dan ketakwaan kita semua,” harapnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Mulyono mengingatkan pentingnya berdoa agar dipertemukan dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat dan beriman.
“Karena tidak ada jaminan kita sampai pada bulan Ramadan, meskipun sekarang kita berada di penghujung Sya’ban. Ini adalah kesempatan langka yang merupakan nikmat dari Allah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat tiga golongan manusia ketika bertemu Ramadan, yakni yang merasa senang, yang bersikap biasa saja atau cuek, dan bahkan ada yang merasa berat atau kesusahan.
“Tarhib berasal dari kata rahhaba–yurahhibu–tarhīban yang bermakna lapang dada. Maka mari kita bersenang hati. Hadirnya Ramadan adalah nikmat yang luar biasa,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa para sahabat Nabi dahulu berdoa hingga enam bulan lamanya agar dipertemukan dengan Ramadan.
Ustadz Mulyono juga menyampaikan bahwa ada lima “oleh-oleh” yang dibawa oleh Ramadan, yang terkandung dalam huruf-huruf pada kata Ramadan.
“Oleh-oleh yang dibawa Ramadan yaitu: (1) Ra: Rahmah (kasih sayang Allah), (2) Ma: Maghfirah (ampunan Allah), (3) Dha: Dhamanul Jannah (jaminan surga), (4) Alif: Amanun minan nar (keselamatan dari neraka), dan (5) Nun: Nurullah (cahaya Allah),” terangnya.
Ia juga mengajak jamaah untuk mengisi bulan Ramadan dengan maksimal, yakni dengan “sehat, sempat, dan nekat”.
Sementara itu, Sekretaris PRM Wonorejo, MA. Zaed Affandi, yang bertindak sebagai pembawa acara, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak.
“Pengajian ini dapat terselenggara atas dukungan dan kerja sama PRM Wonorejo dengan Takmir Masjid Agung Imam Syuhodo, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Wonorejo, serta Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ranting Wonorejo,” ungkapnya.
Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M, dan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M. (ahmas nasri)
