Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan Yogyakarta di kancah internasional. Siswa-siswi SD Muhammadiyah Sapen DIY berhasil memborong total 16 medali dalam ajang bergengsi Youth International Science Fair (YISF) 2026. Kompetisi sains tingkat dunia yang mempertemukan peneliti muda dari berbagai negara ini menjadi bukti kualitas riset pelajar dasar tanah air yang kian kompetitif.
Keberhasilan luar biasa ini diumumkan melalui akun resmi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY pada Ahad (12/4/2026). Dalam foto yang diunggah, tampak raut wajah bahagia para siswa sembari membentangkan bendera sekolah dan piagam penghargaan di atas panggung utama. Capaian 16 medali tersebut terdiri dari berbagai kategori riset, mulai dari inovasi teknologi tepat guna hingga pengembangan ilmu pengetahuan alam yang relevan dengan isu lingkungan global.
Ajang YISF 2026 sendiri digelar secara kolaboratif bersama Youth National Science Fair (YNSF) di Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Bertindak sebagai tuan rumah, SD Muhammadiyah Sapen tidak menyia-nyiakan peluang dengan menurunkan tim-tim terbaiknya. Keikutsertaan mereka bertujuan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis serta melatih mentalitas berkompetisi di level global sejak dini.
Kepala SD Muhammadiyah Sapen Agung Rahmanto, SH, MPd mengungkapkan, rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras para siswa serta guru pembimbing. Menurutnya, persiapan untuk menuju YISF dilakukan secara intensif melalui bimbingan klub sains sekolah.
“Ini bukan sekadar kemenangan kompetisi, tapi bukti bahwa riset dan inovasi sudah menjadi budaya di lingkungan sekolah kami,” ungkapnya melalui keterangan pers.
Penilaian dalam YISF 2026 mencakup orisinalitas ide, metodologi penelitian, hingga kemampuan presentasi dalam bahasa Inggris di hadapan juri internasional. Tim dari SD Muhammadiyah Sapen dinilai mampu memberikan solusi kreatif atas berbagai permasalahan sehari-hari melalui proyek sains yang mereka kerjakan. Hal inilah yang membuat mereka unggul dibandingkan ratusan peserta lain yang datang dari mancanegara.
Capaian gemilang ini diharapkan mampu memotivasi sekolah-sekolah lain di Indonesia untuk terus mendorong siswanya berinovasi di bidang sains dan teknologi. Dengan raihan 16 medali ini, SD Muhammadiyah Sapen DIY semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sekolah dasar penggerak riset terbaik di Indonesia yang mampu berbicara banyak di panggung dunia. (m roissudin)
