SDM Limas Semarakkan Puncak Milad ke-113 Muhammadiyah di Lagoon Avenue Mall

SDM Limas Semarakkan Puncak Milad ke-113 Muhammadiyah di Lagoon Avenue Mall
www.majelistabligh.id -

Sekolah Inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) turut menyemarakkan Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 yang diselengggarkan PDM Surabaya di Lagoon Avenue Mall Mayjend Sungkono Surabaya pada 29–30 November 2025.

Dalam kegiatan tersebut, SDM Limas membuka booth nomor 29 pada Muhammadiyah Ekspo Pameran Pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK Muhammadiyah serta Produk UMKM CRM Unggulan Award, dengan mengangkat tema Seni Budaya.

Selain itu, SDM Limas juga menampilkan atraksi Tari Boran dalam ajang Muhammadiyah Spektakuler Performance, sebagai bagian dari agenda puncak Milad ke-113 Muhammadiyah.

Koordinator kegiatan, Intifadah Akbar Arofati, S.Pd, menyampaikan bahwa tema tahun ini adalah Seni Budaya, yang bertujuan memperkenalkan kekayaan seni dan budaya yang berkembang di lingkungan sekolah melalui karya, pertunjukan, dan dokumentasi kegiatan siswa.

“Jadi kita membangun kebanggaan terhadap identitas sekolah sebagai lembaga pendidikan yang menjunjung nilai estetika, kreativitas, dan pelestarian budaya,” ungkap ustazah Ifad, panggilan akrabnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah ekspresi bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam seni rupa, musik, tari, teater, dan kreasi budaya lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SDM Limas Mationo MA mengaku bersyukur dapat berpartisipasi dalam puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dengan penuh semangat.

“Kita mengikuti kegiatan ini sebagai respek terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya dan merupakan akhir dari Milad Muhammadiyah ke-113 di Surabaya yang selama ini sudah dilaksanakan sesuai agenda milad,” ujar Ustaz Yono kepada WarCil SDM Limas, Kirana Thalia Putri Anugerah, yang didampingi Aisyah Ayudia Inara Raharja.

Pada kegiatan kali ini, SDM Limas mengangkat tema Seni Budaya dengan tujuan menumbuhkan apresiasi terhadap seni dan budaya di kalangan siswa, guru, dan masyarakat.

“Sehingga bisa mendorong pengembangan kreativitas dan bakat siswa melalui kegiatan seni budaya yang ditampilkan dalam pameran,” tutur Ustaz Yono sambil tersenyum.

Ia juga menambahkan, kegiatan ini turut meningkatkan kualitas pembelajaran seni budaya dengan menampilkan praktik terbaik yang telah dilakukan sekolah.

Keikutsertaan SDM Limas, lanjut Ustaz Yono juga bertujuan menjalin interaksi positif antara sekolah dan pengunjung, sehingga tercipta pemahaman dan hubungan yang lebih dekat melalui pengalaman seni dan budaya.

Ketika Kirana menanyakan alasan pemilihan lokasi kegiatan, Ustaz Yono menjawab, “Awalnya di Balai Pemuda Surabaya, tapi karena dipakai Pemkot, akhirnya pindah di sini yang dianggap strategis oleh panitia,” tuturnya.  (ali shodiqin)

Tinggalkan Balasan

Search