Sungguh miris mendengar seorang pembantu presiden dengan mudahnya mengucapkan kalimat bahwa “guru itu beban negara”. Kalimat ini tidak pantas keluar dari mulut seseorang yang memiliki jabatan penting dalam pemerintahan. Seorang pembantu presiden tentunya telah melalui proses belajar yang panjang, dan di dalam proses tersebut, pasti ada guru yang telah mengajarkan dan membimbingnya.
Guru adalah pelita dalam kegelapan, embun penyejuk dalam kehausan, dan patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa(Potongan Lirik Lagu Hymne Guru). Mereka tidak mengharapkan imbalan materi, tetapi mereka memberikan ilmu yang bermanfaat dengan harapan orang yang mendapatkan ilmu dari mereka dapat menjadi orang yang bermanfaat di dunia dan di akhirat.
Islam sangat menjunjung tinggi ilmu dan guru. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إن الْعُلُمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ، إِنَّ اْلأَنْبِياَءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْناَرًا وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا
وَرَّثُوْا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu, maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, Ad-Darimi, dan Abu Dawud).
Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya ilmu dan peran guru dalam masyarakat. Guru tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan moral siswa. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menghargai apa yang telah diberikan oleh guru.
Menghargai guru bukan hanya sebuah kewajiban, tetapi juga sebuah kebutuhan. Guru telah memberikan ilmu yang bermanfaat, dan kita harus membalasnya dengan menghormati dan menghargai mereka. Kita dapat melakukan hal-hal kecil seperti mengucapkan terima kasih, memberikan penghargaan, atau bahkan hanya dengan mendengarkan nasihat mereka.
Dengan menghargai guru, kita dapat membangun bangsa yang lebih baik. Guru adalah pilar penting dalam membangun bangsa, dan kita harus mendukung mereka dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, mari kita menghormati dan menghargai guru, karena mereka telah memberikan ilmu yang bermanfaat dan membentuk karakter kita dengan baik.
Allahu a’lam. (*)
