Pernah saya berpikir, kenapa ada orang yang begitu tulus ikut bahagia ketika melihat orang lain mendapatkan kebahagiaan? Tidak iri. Tidak merasa tersaingi. Bahkan ikut mendoakan dan membantu dengan hati yang lapang.
Dari situ saya belajar, mungkin kebaikan seperti itu yang membuat hidupnya juga sering dipertemukan dengan kebaikan. Karena ketika kita mampu bahagia atas kebahagiaan orang lain, hati kita sedang belajar ikhlas.
Dan bisa jadi, doa baik yang kita ucapkan untuk orang lain, suatu hari kembali menjadi jalan kebaikan untuk diri kita sendiri.
Jadi, jangan takut melihat orang lain maju.
Jangan berat melihat orang lain bahagia.
Ikutlah senang. Ikutlah mendoakan.
Karena kebaikan tidak pernah benar-benar hilang.
Semoga menjadi pengingat diri sendiri dan siapa pun yang membacanya. (*)
